Select Page

Asyiknya Bisnis Ikan Cupang, Untungnya Rp40 Juta Per Bulan

Asyiknya Bisnis Ikan Cupang, Untungnya Rp40 Juta Per Bulan

Foto: Istimewa

UMINEWS.COM, Di saat mayoritas pelaku usaha mengeluh pendapatan mereka turun drastis akibat pandemi COVID-19, berbeda yang dirasakan Yudha W Ekoputra. Justru bisnis ikan cupang yang dirintisnya meraup keuntungan yang fantastik.

Pria berusia 52 tahun bertempat tinggal di Jalan Pala Barat 2 Blok L No. 19, Desa Mejasem Barat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini sejak 2019 tahun lalu hingga sekarang membudidayakan ikan cupang.

Saat memulai berternak ikan cupang ia harus mengeluarkan dana sebesar Rp20 juta. Yudha mengatakan ketika jenis usaha lainnya banyak yang terpuruk akibat pandemi COVID-19, usaha budidaya ikan justru mengalami peningkatan.

“Kalau usaha lainnya sepi justru bisnis ikan cupang makin ramai. Peminatnya cukup banyak, termasuk dari kalangan artis,” kata Yudha W Ekoputro.

Yudha mengaku saat ini punya sekitar 5.000 ikan cupang giant. Jenisnya beragan, seperti koi, nemo, avatar, super black dan multi colour.

Ikan-ikan cupang yang dibudayakannya itu dikirim ke beberapa daerah di antaranya Jakarta, Bekasi, Karawang, Depok, Tangerang, Bandung, Semarang, Malang, Yogyakarta, dan Samarinda.

Yudha menyebutkan, setiap bulannya mengirim ke beberapa daerah antara 100-200 ekor. “Ada juga pembeli yang datang langsung ke rumah,” tuturnya.

Menurut Yudha, harga termurah per ekor ikan cupang yang dikirim ke luar kota mulai dari Rp250 ribu hingga Rp500 ribu. Sedangkan yang termahal mencapai jutaan Rupiah per ekor.

Ungkap Yudha, jenis ikan cupang yang paling banyak diminati adalah Avatar. Harga jenis ini paling murah Rp1 juta hingga Rp2 juta. Sedangkan termahal Rp10 juta per ekor.

“Jenis Avatar memang mahal karena mutasi warnanya lama. Kalau sudah mutasi warnanya sangat bagus, apalagi Avatar Gold, harganya bisa lebih dari Rp10 juta,” jelasnya.

Jika melihat harga yang cukup fantastik itu wajar bila Sarjana Perikanan ini bisa meraup keuntungan setiap bulannya antara Rp15 juta sampai Rp40 juta.

Yudha mengaku tertarik menggeluti bisnis ikan cupang karena mudah dalam pemeliharaan maupun pengiriman ke luar kota. Ikan cupang tidak membutuhkan filter atau penyaring maupun mesin aerator.

Begitu juga untuk menjualnya tidak terlalu sulit, bisa menggunakan media sosial seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp.

“Pengiriman kota cukup di-packing, ikan-ikan itu mampu bertahan hidup selama tujuh hari, harapan hidupnya tinggi. Selain itu, siapa pun bisa memelihara, baik orang tua maupun anak-anak,” jelas Yudha.

Kelebihan ikan cupang lainnya yaitu termasuk golongan ikan yang mudah berkembang biak. Setiap induk ikan bisa menghasilkan anak sekitar 500 ekor. “Kalau ada 5 biang berarti menghasilkan 2.500 ekor. Banyak banget kan,” papar Yudha.

Karena itu, Yudha menyediakan satu rumah miliknya yang lainnya di Tegal untuk tempat membudidayakan dan menyimpan cupang yang akan dijual.

“Rumah yang saya khususnya untuk ikan cupang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan Gan 14, RT 010 RW 07, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal,” ungkapnya.

Yudha menceritakan, ada salah seorang reseller ikan cupang tidak hanya ke berbagai daerah di Indonesia saja, tapi juga mengirim ke luar negeri. Harga terendah ikan cupang yang dijual ke luar negeri Rp1 juta.

“Beliau jual jenis Avatar ke Malaysia 250 ekor. Baru beberapa hari lalu dikirimnya. Bisnis ikan cupang sangat menjanjikan,” kata Yudha W Ekoputro.

Yudha mempersilakan bagi masyarakat yang ingin menjadi reseller bisnis ikan cupang menghubungi dirinya atau datang ke rumahnya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 502,110 Kasus
N/A 16,002 (3.2%) Meninggal
N/A 422,386 (84.1%) Sembuh
24 Nov 2020, 8:57 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia