Select Page

Awalnya Jualan Produk Teman, Kini Unariah Jadi Produsen Cookies

Awalnya Jualan Produk Teman, Kini Unariah Jadi Produsen Cookies

Urainah (kiri) berfoto bersama dengan artis Cici Tegal sambil menunjukkan produk Quna Cookies and Snack. (Foto: Dok Urainah)

UMINews.com, Berhenti dari tempatnya bekerja, Unariah perlahan-lahan menjelma sebagai seorang Women Preneur. Dia kini menjadi produsen berbagai macam camilan dengan nama brand Quna Cookies and Snack.

Unariah menceritakan, pada tahun 2008 dirinya berhenti kerja di kantoran. Sebenarnya, saat dirinya masih bekerja sebagai karyawan pada moment-moment tertentu ia nyambi berjualan.

“Misalnya menjelang Lebaran Idul Fitri, saya jualin makanan atau pakaian milik teman-teman,” kata Unariah kepada Uminews.com, Selasa, 8 Desember 2020.

Karena seringnya menjual produk milik orang lain, tercetus di hatinya kenapa tidak menjual produk sendiri saja. Setahun kemudian, 2009, keinginannya itu direalisasikan.

“Kalau dihitung-hitung, berapa sih untung yang saya dapat dari ngejualin produk teman, ya enggak seberapa. Untungnya lebih besar kalau kita jualan produk sendiri,” ujarnya.

Unariah berfoto dengan produk Quna Cookies and Snack. (Foto: Dok Unariah)

Anggota Ikatan Wanita Pengusana Indonesia (IWAPI) Kota Tangerang ini lalu memilih bidang makanan yang menjadi ladang bisnisnya. Awalnya ia membuat Gabus Keju, cookies (kue-kue kering), dan terus bertambah variannya hingga sekarang.

Unariah menyebutkan beberapa produk camilan yang dibuatnya yaitu Brownies Crispy dengan toping keju, Akar Kelapa dengan tiga pilihan rasa yaitu original, wijen, dan keju. Ada juga Gabus Keju dengan varian rasa original dan wijen, dan churros cheese yang bisa juga request rasa coklat. Ia juga membuat rujak buah dan menjual rengginang milik saudaranya.

Unariah di acara Rakernas XXIX IWAPI. (Foto: Dok Unariah)

Produk-produk Quna Cookies and Snack, kata Unairah lagi, kini dapat dibeli di berbagai gerai maupun outlet di beberapa tempat di wilayah Tangerang di antaranya di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, gerai UMKM Kecamatan Cibodas, dan 212 Mart depan kantor Imigrasi Tangerang.

Baca Juga:
  Quna Cookies and Snack, Camilan UMKM Kaya dengan Varian Rasa

Selain itu juga dijajakkan di  Karya Anak Bangsa Muslim Galery di Lantai 1 Katara Mal Metropolis Tangerang ada gerai Karya Anak Bangsa Muslim Galery.

Diakuinya, modal utama yang dimilikinya untuk menggeluti dunia usaha camilan yaitu resep dari kakak dan adiknya.

Katanya, di tahun 2016 ia datang acara Tangerang Expo. Saat itu ada temannya yang mengisi salah satu stand cookies. Sepulang dari acara itu ia minta diajarkan dan diberitahu resep membuat kue oleh kakak dan adiknya. “Langsung saya praktikkan dan berhasil,” ucapnya sambil tersenyum.

Foto: Dok Unariah

Lanjut Unariah bercerita, tahun 2017 dirinya mengikuti berbagai pelatihan. Ia pun mendapatkan ilmu seperti bagaimana mengemas suatu produk agar terlihat menarik dan cara memasarkan produk yang dijualnya.

Untuk strategi marketing atau memasarkan produk-produk Quna Cookies and Snack, seperti yang dijelaskan di atas, dirinya masih mengandalkan secara offline.

Foto: Dok Unariah

Meski sudah mengikuti pelatihan berjualan secara online, dirinya merasa belum waktunya menerapkan dengan alasan semua-semuanya masih ia lakukan sendiri.

“Dari mulai mengolah sampai marketingnya masih saya sendiri yang melakukan. Kalau ditambah dengan berjualan secara online bisa kerepotan, nanti pelanggan kecewa. Saya enggak ingin begitu. Untuk sementara seperti ini saja dulu sampai ada yang ngebantu, meski dagangan saya ini sudah ada di Tokopedia tapi belum dimaksimalkan,” ujar Unariah.

Baca Juga:
  Cukup 3 Tahun Kerja di Perusahaan Orang, Marissa Dirikan Balai Kopi

Ia berharap, ada pihak yang bisa diajak bekerjasama fokus memasarkan produk-produk UMKM seperti Quna Cookies and Snack dengan cara kekinian (online). Menurut Women Preneur ini, mayoritas pelaku UMKM kerepotan jika harus me-maintanance sendiri pemasaran secara online. “Ditambah lagi ada yang gaptek alias gagap teknologi. Jika ingin maju, para pelaku UMKM harus bekerjasama dengan pihak lain yang memiliki semangat yang sama,” kata Unariah dengan nada tegas.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5702 1,577,526 Kasus
126 42,782 (2.7%) Meninggal
6349 1,426,145 (90.4%) Sembuh
13 Apr 2021, 9:46 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia