Select Page

Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Ini Arti Logonya

Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Ini Arti Logonya

Foto: Dok Bank Syariah Indonesia

UMINews.com, Per tanggal 1 Februari 2021, Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi beroperasi. Direktur Utama PT BSI Tbk Hery Gunardi menjelaskan logo BSI.

Hery menyebut, logo tersebut bertuliskan BSI dengan bintang berwarna kuning di ujung atas sebelah kanannya. Sedangkan di samping tulisan BSI tersemat kata Bank Syariah Indonesia.

Adapun bintang berwarna kuning memiliki 5 sudut. Jelasnya, 5 sudut pada bintang tersebut merepresentasikan 5 sila Pancasila dan 5 Rukun Islam.

“BSI jadi representasi Indonesia baik di tingkat nasional maupun tingkat global. Logo BSI memiliki bintang bersudut 5 yang merepresentasikan 5 sila Pancasila dan 5 Rukun Islam,” kata Hery dalam acara launching Bank Syariah Indonesia secara virtual, Senin, 1 Februari 2021.

Dia kemudian menceritakan proses merger BSI yang membutuhkan waktu 11 bulan sejak Maret 2020. Ada beberapa proses yang harus dilakui. Mulai dari due diligence, penandatangan akta penggabungan, penyampaian keterbukaan informasi, dan perolehan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikeluarkan melalui surat No. SR-3/PB.1/2021.

“Isi surat tersebut perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Hery, dalam surat itu juga memberikan Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT BRIsyariah Tbk Menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Gabungan.

Baca Juga:
  Selamat Ya! Seblak Cilok Jeletot Teh Neng Dapat Sertifikat dari Kemenparekraf

Hery pun menyatakan bersyukur seluruh proses telah dilalui dengan baik dan sesuai dengan ketentuan sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Di kesempatan itu Hery menyampaikan harapannya yaitu ke depannya BSI akan menjadi bank modern dengan tetap menjunjung tinggi prinsip syariah.

“Menjadi bank yang dipilih nasabah karena memiliki produk yang kompetitif dan prima sesuai kebutuhan nasabah,” imbuhnya.

Untuk itu, ucap Hery Gurnadi, pihaknya akan fokus menumbuhkan segmen UMKM dalam ekosistem yang terintegrasi melayani segmen ritel dan consumer, serta mengembangkan segmen Wholesale dengan produk yang inovatif, termasuk pengembangan bisnis global, seperti global sukuk.

“BSI akan menjalankan sesuai prinsip maqasith syariah. Selain menjalankan fungsi intermediary dan menyalurkan pajak, kami memiliki konsep yang dapat dioptimalkan untuk melakukan pemerataan ekonomi masyarakat melalui zakat, infaq, sedekah, dan wakafm,” terang Hery.

Sebagai informasi, hasil dari merger tiga lembaga keuangan yang disebutkan di atas, BSI memiliki aset mencapai Rp240 triliun dengan modal inti lebih dari Rp22,6 triliun. Jumlah aset dan modal ini tersebut menempatkan perseroan dalam daftar 7 bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.

Hingga kini, pembiayaannya mencapai Rp157 triliun dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp157 triliun.

Bank Syariah Indonesia (BSI) pun akan menjadi Top 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 4,255,672 Kasus
N/A 143,807 (3.4%) Meninggal
N/A 4,103,639 (96.4%) Sembuh
28 Nov 2021, 8:57 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia