Select Page

Berbagi dengan Penjuang Cilik Yuk Melalui Bakul Organik Naira

Berbagi dengan Penjuang Cilik Yuk Melalui Bakul Organik Naira

Aldilla Jelita, istri dari presenter Indra Bekti berfoto dengan produk-produk Bakul Organik Naira. (Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik)

UMINews.com, Di masa pandemi COVID-19, makanan organik menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Selain tak mengandung zat kimia, makanan organik juga mengandung banyak gizi. Kebutuhan akan makanan sehat ini bisa didapat di Bakul Organik Naira.

Dyah Paramita mengatakan, berbagai macam makanan organik tersedia di Bakul Organik Naira. Dijelaskannya, selain menjual produk makanan organik yang dibuatnya sendiri, ia juga menjadi reseller beberapa produk makanan organik lainnya.

“Produk yang saya buat sendiri selai kurma, selai nanas, dan selai strawberi. Selain itu saya membuat frozen sosis, ayam, sapi, dan sosis mix dari sayuran seperti wortel. Ada juga ada tempe dan nugget organik,” kata Dyah Paramita kepada UMINews.com, Minggu, 17 Januari 2021.

Makanan-Organik

Produk-produk Bakul Organik Naira. (Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik)

Untuk produk nugget, jelasnya, ia membuatnya dengan cara tidak menggunakan tepung roti, melainkan diganti dengan gluten free outmeal.

Sedangkan, produk-produk yang diambil dari sesama produsen makanan organik di antaranya sejenis cookies, minyak, mie sehat, kecap, tepung beras, kaldu, gula singkong, dan sebagainya.

“Produk-produk itu ada yang saya ambil dari Surabaya dan Yogyakarta. Pastinya, sebelum menjual produk milik orang lain, saya harus lebih dulu mencari tahu dan memastikan kualitas produk tersebut. Jadi enggak asal saya ambil,” jelas wanita berusia 31 tahun ini.

Makanan-Organik

Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik

Soal harga, Dyah menjelaskan, produk-produk yang dibuatnya sendiri berkisar antara Rp45.000 sampai Rp70.000. Sedangkan yang diambil dari produsen lainnya yaitu ratusan ribu Rupiah.

Baca Juga:
  Jeli Lihat Peluang Bisnis di Masa Pandemi, Nasi Bento Raup Jutaan Rupiah

Lulusan Diploma III (D3) Desain Grafis ini mengatakan dirinya mempromosikan dan memasarkan barang dagangannya melalui Instagram @bakul_organik, Shopee, WhatsApp (WA) di nomor 081807776298. Tapi diakuinya, ia mendapat pelanggan dan pembeli mayoritas dari Instagram.

“Beberapa artis seperti Tya Ariesta, Syahnaz Sadiqah (adiknya Raffi Ahmad) dan pemain bass band Kotak, Chua pernah meng-endorse produk Bakul Organik Naira. Saya hanya mengirimkan produk-produk ke mereka, tidak bayar sepeser pun,” ucap Dyah mengungkapkan.

Makanan-Organik

Artis Tya Ariesta mempromosikan produk Bakul Organik Naira. (Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik)

Dyah memberitahu, dirinya sudah melayani permintaan dari pelanggan di beberapa wilayah di Indonesia seperti di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Bali, Aceh, Lampung, bahkan Papua. Tak jarang para pelanggannya terlebih dahulu konsultasi ke dirinya tentang keluhannya atau manfaat suatu produk makanan organik untuk kesehatan mereka.

Dengan alasan demi kepuasan konsumen, Dyah mengaku tidak asal menyanggupi permintaan tersebut. Dia harus memastikan kualitas produk yang dikirimnya tetap terjaga begitu sampai ke tangan konsumen.

“Misalnya pelanggan di Papua akan saya tanya dulu mau pesan atau beli apa. Lalu saya perkirakan berapa lama paket yang saya kirim sampai ke tangan dia, karena masa ketahanan makanan organik itu saya tahu. Kalau sampainya lama, pasti saya tolak, daripada konsumen kecewa,” tuturnya.

“Saat mengirim saya memilih jasa pengiriman yang tidak menggunakan freezer, karena akan mempengaruhi kualitas makanan organik tersebut,” tambah Dyah menjelaskan.

Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik

Selain secara online, Dyah Paramita juga membuka toko (offline) di Perumahan Pondok Surya, Karang Tengah, Kota Tangerang.

Baca Juga:
  Shagira Fashion Mengangkat Kearifan Lokal Masyarakat Baduy Melalui Kain Tenun

Berbagi dengan ‘Pejuang Cilik’

Dyah Pramita pun menceritakan omzet yang diraihnya setiap bulan dari hasil berjualan makanan organik. Katanya, omzetnya sempat melambung di awal masa pandemi COVID-19, yaitu antara Maret-April 2020. Dalam sebulan dirinya bisa meraup sekitar Rp10 juta.

“Semakin ke sini, penghasilan masyarakat menurun yang dampaknya pada omzet Bakul Organik Naira. Sekarang berkisar Rp1-2 juta setiap bulannya,” ujar Dyah.

Meski begitu, Dyah tetap bersyukur usahanya tetap berjalan. Bahkan ia tetap berbagi dengan ‘Pejuang Cilik’ yang sekarang ini berjumlah 7 orang.

Makanan-Organik

Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik

Pejuang Cilik yang dimaksud adalah anak-anak yang menderita penyakit bawaan sejak lahir. Ia menyebutkan salah satu contohnya bernama Fahmi, usianya sekitar 3-4 tahun. Anak tersebut di paru-parunya ada lendir yang harus dikeluarkan.

Adapun dirinya berbagi dengan Fahmi bukan dalam bentuk uang, tetapi dengan cara menyuplai makanan-makanan organik yang dibutuhkan oleh tubuhnya seperti beras, ayam, telur dan sebagainya.

Makanan-Organik

Foto: ISTIMEWA/Instagram @bakul_organik

Diakui Dyah, dirinya mau berbagi dengan anak-anak yang menderita penyakit bawaan karena melihat terinspirasi dari seorang anak yang bernama Atalla, yang lahir dengan anggota tubuh yang tak lengkap yaitu pada kaki dan tangannya. Meski dengan keterbatasan yang dimilikinya, Atalla justru mau berbagi dengan anak-anak yang memiliki keterbatasan seperti dirinya atau memiliki riwayat penyakit bawaan sejak lahir.

“Saya merasa disentil Atalla. Sejak itu saya niatkan diri untuk berbagi dengan anak-anak itu,” imbuhnya.

Baca Juga:
  Ingin Ngejahit Pakaian, Cukup Chat Saja ke Titu Galery

Di akhir bercerita, Dyah Paramita mengatakan, ia menamakan usaha makanan organiknya tersebut dengan nama Bakul Organik Naira dengan alasan sebagai penegas bahwa segala macam makanan organik ada di tempatnya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 1,347,026 Kasus
N/A 36,518 (2.7%) Meninggal
N/A 1,160,863 (86.2%) Sembuh
03 Mar 2021, 8:34 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia