Select Page

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Berdayakan Ekonomi Warga Melalui Bank Sampah

Anggota Bank Sampah Cempaka, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, mengumpulkan limbah rumah tangga yang bernilai ekonomis. (Foto: Trubus.id)

UMINEWS.COM, Salah satu terobosan dalam pengelolaan sampah di Indonesia adalah program bank sampah. Melalui program ini, masyarakat yang sebelumnya beranggapan sampah adalah sesuai yang tidak berguna, kini limbah rumah tangga tersebut diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.

Wisma Hijau sebagai penggagas program bank sampah di lingkungan RW 013 dan RW 09, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat mengajak kepada warga untuk menabung atau mengumpulkan sampah, selanjutnya bisa diolah sehingga bisa menghasilkan uang.

Wanti, Ketua Bank Sampah Cempaka, Mekarsari, Cimanggis, Depok mengatakan selain memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga, program bank sampah juga sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

“Enak rasanya hidup di lingkungan yang bersih. Kesehatan terjamin, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” kata Wanti.

program-bank-sampah

Disebutkan Wanti, sedikitnya ada 51 anggota Bank Sampah Cempaka di RW 09 yang mengumpulkan limbah rumah tangga berupa botol, plastik, gelas plastik, bungkus kopi, kertas, kardus, hingga besi-besi yang tidak digunakan lagi untuk ditukarkan dengan sejumlah uang setelah ditimbang.

“Dari hasil mengumpulkan sampah tersebut, anggota Bank Sampah Cempaka setiap tiga hingga enam bulan sekali mengambil uang hasil menjual sampah,” ungkap Wanti.

Meski begitu, Wanti menampik jika ada yang beranggapan tujuan warga menabung sampah semata-mata hanya ingin mendapatkan uang. Ditegaskannya, seluruh anggota berpendapat uang hanya sebagai bonus saja, yang terpenting adalah kepedulian terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan.

Kata Wanti, program Bank Sampah Cempaka ini mendapat dukungan dari seluruh warga di RW 09. Dengan adanya program bank sampah ini telah memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi warga. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan masyarakat walaupun sedikit tetapi memberikan manfaat yang berarti.

Tidak hanya secara pendapatan saja yang mengalami peningkatan, tetapi kesehatan dan interaksi sosial yang lebih baik di antara masyarakat juga terjadi.

“Yang terpenting adalah lingkungan di sekitar rumah warga menjadi bersih,” tuturnya.

Ke depannya, warga berharap, sampah-sampah tersebut tidak hanya ditimbang saja, tapi bisa dijadikan sebuah produk yang memiliki ekonomi lebih tinggi. Karena itu, Wanti mengaku saat ini pihaknya berusaha menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk memberikan pelatihan kepada anggotanya agar bisa mengolah sampah menjadi barang atau produk yang bernilai ekonomis.

“Kami yakin bisa lebih produktif dari pada hanya menimbah sampah saja. Sudah banyak yang membuktikan kok sampah-sampah itu bisa diubah menjadi produk yang bernilai.,” imbuh Wanti.

Salah seorang warga RW 09, Sinah yang juga anggota Bank Sampah Cempaka mengaku setiap bulannya ia rutin menimbang sampah.

“Saya mengumpulkan sampah di rumah kemudian setiap bulan ditimbang,” kata Sinah.

Berapa uang yang didapat dari hasil nabung sampah, Sinah enggan menyebutkannya. “Enggak etis ah nyebutin jumlahnya,” tukasnya. “Pastinya dari hasil bank sampah bisa buat beli daging di Lebaran Idul Fitri kemarin,” jelasnya.

Mengenai usulan Ketua Bank Sampah Cempaka, Wanti, yang menginginkan agar masyarakat bisa mengolah sampah rumah tangga menjadi produk-produk yang bernilai ekonomis, Sinah berpendapat yang sama.

Menurutnya, program mengolah sampah menjadi sebuah produk akan menumbuhkan jiwa enterpreneur masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang selama ini bergantung pada gaji suami saja.

“Selama ini kami para ibu-ibu hanya bersandar dari gaji suami. Bagaimana kalau suaminya tidak kerja atau tidak punya gaji bulanan. Pastinya program bank sampah yang mengolah sampah menjadi barang berharga sangat membantu ekonomi keluarga,” terang Sinah.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 557,877 Kasus
N/A 17,355 (3.1%) Meninggal
N/A 462,553 (82.9%) Sembuh
04 Dec 2020, 4:17 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia