Select Page

Bilvie Food, Olahan dari Ikan Bandeng Khas Serang Endes Rasanya

Bilvie Food, Olahan dari Ikan Bandeng Khas Serang Endes Rasanya

Midah Dahmalia, owner Bilvie Food, di pameran UMKM beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram @bilviefood)

UMINEWS.COM, Bagi Anda pecinta makanan laut, kini ada beberapa olah berbahan dasar ikan bandeng yang ditawarkan Bilvie Food dapat dinikmati sebagai lauk pauk, bahkan disajikan pada momen spesial.

Midah Dahmalia, pemilik sekaligus owner Bilvie Food mengatakan berbagai olahan berbahan ikan bandeng yaitu abon bandeng, kerupuk tulang ikan bandeng, dan pangsit abon.

“Ada juga bandeng isi, nugget bandeng, bakso bandeng,” kata Midah Dahmalia ketika dihubungi Uminews.com, Selasa, 3 November 2020.

Foto: Instagram @bilviefood

Selain dari ikan bandeng, kata Midah, Bilvie Food juga membuat produk makanan berbahan ayam dan daging yaitu abon ayam dan abon sapi.

Midah menyebutkan, dalam memasarkan produk-produk Bilvie Food, dirinya lebih fokus sistem reseller. Beberapa tempat di Jabodetabek dipasoknya.

“Pelanggan di luar Jabodetabek, seluruh Indonesia sampai saat ini memesan secara eceran. Insya Allah ke depannya di daerah lain di Indonesia akan ada reseller juga,” ujarnya.

Foto: Instagram @bilviefood

Sedangkan untuk pelanggan yang ingin makan langsung dipersilakan datang ke rumah produksi sekaligus gerai Bilvie Food di Jalan Jenderal Sudirman, samping Rumah Sakit Sari Asih, Kelurahah Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, tepatnya akses Tol Serang Timur. “Kami buka setiap hari,” ucap Midah Dahmalia.

Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, Bilvie Food juga harus ekspansi memasarkan secara online. Produk Bilvie Food dapat dibeli memelalui beberapa marketplace di Bli Bli, Lazada, Gofood, dan Grab Food.

“Di Bli Bli dan Lazada namanya Bilvie Food. Kalau di Gofood dan Grab Food namanya Rumah Banding Bilvie. Bisa juga pesan melalui WhatsApp 081314616666 dan Instagram @bilviefood,” terang Midah.

Foto: Instagram @bilviefood

Mengenai harga produk-produk makanan Bilvie Food, Midah memastikan sangat terjangkau oleh kantong masyarakat yaitu mulai dari Rp15 ribu sampai Rp40 ribu.

“Sate bandeng Rp40 ribu, abon bandeng dan abon ayam Rp25 ribu, kerupuk tulang ikan bandeng Rp15 ribu, bandeng isi Rp35 ribu, kerupuk bakso bandeng Rp15 ribu, pangsit abon bandeng Rp20 ribu, kropcok bandeng Rp20 ribu, dan bakso basah bandeng Rp25 ribu,” terangnya secara detail.

Berhenti kerja, mulai berbisnis

Midah Dahmalia mengatakan dirinya memulai berbisnis berbagai olahan ikan bandeng setelah mengundurkan diri (resign) dari tempatnya bekerja.

“Saya resign dari tempat kerja karena harus memprioritaskah keluarga. Itu tahun 2002,” ujarnya.

Meski sudah tak menjadi karyawan kantoran, Midah tetap mencari cara bagaimana dirinya bisa mmebantu perekonomian keluarga. Dia pun memutuskan untuk berbisnis.

Foto: Instagram @bilviefood

Langkah selanjutnya ia memikirkan bisnis apa yang menguntungkan dan disukai masyarakat. Karena Serang terkenal dengan ikan bandengnya, ia memutuskan berbisnis olahan ikan bandeng.

“Alhamdulillah berbagai olahan dari ikan bandeng yang saya buat disukai masyarakat, bahkan banyak wisatawan yang datang membeli produk saya untuk dijadikan oleh-oleh khas Serang,” ungkap Midah.

Lanjutnya bercerita, awal menbuat olahan bandeng ia tidak langsung menjual ke masyarakat, tapi dia tawarkan teman-temannya untuk mencoba.

Nah setelah mendapatkan penilaian rasa dari teman-temannya dan sudah memiliki kepercayaan diri, ia pun mulai memasarkan ke masyarakat luas.

Foto: Instagram @bilviefood

Agar para pelanggannya nyaman dan tidak merasa khawatir mengkonsumsi produk olahan ikan bandeng yang dibuatnya, Midah telah mendapatkan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat Halal, dan mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Ungkap Midah, sebelum pandemi COVID-19 dalam sebulan omzet yang didapatnya bisa.mencapai Rp25 juta. Namun di masa pandemi seperti sekaranf omzetnya turun drastis.

“Seperti yang saya ceritakan tadi, saya lebih fokus memasarkan dengan sistem reseller. Sekarang ini kan banyak toko yang tutup, jadi berimbas ke usaha saya,” terangnya.

Presiden Joko Widodo mampir di stand Bilvie Food di saat menghadiri pameran UMKM beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram @bilviefood)

Karena kondisi keuangan yang tidak mendukung, Midah terpaksa merumahkan sementara beberapa karyawannya. Ia memastikan akan memanggil kembali karyawannya jika kondisinya sudah memungkinkan. “Enggak tega saya melihat karyawan saya menganggur. Pasti akan saya panggil lagi nanti,” ucap Midah.

Tapi ia tetap bersyukur, saat ini pendapat Bilvie Food terkatrol dengan sistem penjualan melalui online.

3 Comments

  1. Avatar

    Kereen..ternyata Ikan Bandeng bisa di buat Abon yaa. Mantap

    Reply
  2. Avatar

    Masyaallah tabarakallah sukses terus bund

    Reply
  3. Avatar

    Semoga kreasinya semakin banyak dan inovatif

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 522,581 Kasus
N/A 16,521 (3.2%) Meninggal
N/A 437,456 (83.7%) Sembuh
28 Nov 2020, 3:04 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia