Select Page

Cilok Eneh, Tanpa Bahan Pengawet dan Bumbu Kacang yang Khas

Cilok Eneh, Tanpa Bahan Pengawet dan Bumbu Kacang yang Khas

Foto: ISTIMEWA

UMINEWS.COM, Bagi para penggemar kuliner tradisional, Cilok, katalog Anda bertambah. Anda bisa menikmati Cilok Eneh dengan harga yang cukup murah, Rp15.000 saja.

Nendes Aulia Delima mengatakan dua macam kemasan Cilok Eneh yang diproduksinya dengan harga yang sama.

“Kemasan standing pouch isi 30 picis dan paket thinwall atau box isi 25 picis. Harganya sama Rp15.000,” kata Nendes Aulia Delima kepada Uminews.com, Minggu, 15 November 2020.

Jelas wanita berusia 34 tahun ini, Cilok Eneh memiliki ciri khas tersendiri, yakni pada bumbu kacangnya. Karena kekhasannya itu Cilok Eneh memiliki tagline ‘Bumbu Kacang yang Khas’.

Katanya, pelanggan juga diperbolehkan membeli tanpa bumbu. Sedangkan pilihan bumbu kacangnya ada beberapa varian yakni tidak pedas, semi pedas, dan super pedas. “Kalau tanpa bumbu harganya Rp15 ribu dapat 40 picis,” tuturnya.

Tak hanya di wilayah Tangerang saja, Cilok Eneh juga disukai warga Serang, Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi sekitarnya. Bahkan ada warga Bandung, Jawa Barat juga memesan.

cilok

Foto: Instagram @innova_store99

Nendes mengakui, untuk pemesanan saat ini dirinya hanya berani melayani yang jarak tempuhnya tidak terlalu jauh dan tidak memakan waktu lama. Diberitahunya, pengiriman ke Bandung paling lama tiba di tempat tujuan 8 jam, berkat kerja sama dengan perusahaan jasa ekspedisi.

Alasan dirinya membatasi pesanan dari luar kota karena ketahanan ciloknya maksikmal 24 jam, karena tidak menggunakan bahan pengawet. “Kami memang tidak mau menggunakan bahan pengawet karena memprioritaskan kesehatan pelanggan,” ujar Nendes.

Tapi, Nendes mengatakan, untuk pemesanan dalam jangkauan tertentu dirinya menerapkan minimal order yakni 3 pack plus free ongkos kirim.

cilok

Foto: Instagram @innova_store99

Ia menyebutkan dirinya melayani pemesanan melalui nomor WhatsApp (WA) 087881322771 dan Instagram @innova_store99 atau akun Facebook miliknya. Ia belum memasarkan di marketplace karena merasa belum sanggup memenuhi permintaan pasar.

Saat ini, dalam sehari dirinya melayani pemesanan antara 20 sampai 30 paket atau berkisar 600-900 cilok. Jika ditotalkan sebulan omzet yang diraihnya berkisaran Rp13 jutaan.

Untuk memenuhi seluruh pesanan itu, Nendes dibantu oleh ibu dan anaknya. “Saya yang buat cilok, ibu saya yang buat sambal kacang. Semuanya dikerjakan secara manual di rumah saya di Jalan Lombok 3 No. 65, Perumnas 1, Kota Tangerang,” terangnya.

Kata Nendes, selain berjualan secara eceran, dirinya juga melayani permintaan yang ingin menjadi reseller. Dia menyatakan sudah memiliki lima reseller yang selalu order setiap minggu. “Untuk reseller pembelian 10 pack gratis 1,” imbuh Nendes Aulia Delima.

Sebagai ucapan terima kasih kepada pelanggan yang telah membeli Cilok Eneh, Nendes mendoakannya rezeki pelanggannya itu semakin dilancarkan. “Saya doakan bagi yang Muslim dapat segera umroh, Aamiin,” tukasnya.

Brand menggunakan nama ibu

Nendes Aulia Delima mengatakan nama brand Cilok Eneh diambil dari nama panggilan ibunya, Eneh, dari cucu-cucunya. Penggunaan nama itu sebagai brand karena ibunya yang mengajari dan memberikan resep kepada dirinya.

“Bahkan sampai sekarang masih ibu saya yang bisa membuat sambal kacang khas Cilok Eneh. Saya masih belajar,” ucap Nendes.

Lalu ia bercerita tentang awal mulanya terjun ke UMKM kuliner, di mulai pada 2018 saat dirinya masih bekerja di sebuah perusahaan. Saat itu ia nyambi menjadi reseller produk milik temannya.

“Saya jualan makanan semacam cokelat dan produk-produk kesehatan punya teman,” kata Nendes.

cilok

Foto: Instagram @innova_store99

Faktor lainnya yang membuat dirinya bertekad menjadi women preneur yaitu dirinya yang saat itu sedang hamil anak ketiga ditegur oleh HRD tempatnya bekerja karena sering tertangkap basah sedang berjualan online.

“Saya disuruh memilih bekerja di perusahaan itu atau berjualan online. Saya maklum sih  kan saya waktu itu sebagai karyawan yang harus mengikuti aturan kantor,” tukasnya.

Semakin hari Nendes semakin intens dengan dunia usaha. Ia mengikuti bimbingan dan pelatihan UMKM, juga kerap ikut berpartisipasi di event-event bazar.

Dirinya pun semakin terpacu untuk memiliki produk sendiri begitu mengetahui rekan-rekannya di UMKM sudah pada punya produk sendiri.

cilok

Foto: Instagram @innova_store99

Tak lagi menjual produk milik temannya, Nendes beralih berjualan cilok, tapi buatan tantenya. Namun itu tak bertahan lama karena tantenya jatuh sakit sehingga tidak memproduksi, padahal saat itu permintaan semakin banyak. Nendes pun menceritakan situasi yang dihadapinya itu kepada ibundanya. Nah, saat itulah ia diberi nasihat yang membuat dirinya terpacu membuat cilok sendiri.

“Ibu saya bilang, kalau mau usaha jangan tergantung sama orang, kalau bergantung dengan orang ya begitu deh. Sejak itu saya membuat cilok sendiri,” imbuh Nendes.

Sang ibu kemudian mengajarkan Nendes membuat cilok, dan sekarang sudah ia kuasai. Sementara untuk bumbu kacangnya ia masih dibuatkan oleh ibu karena masih harus belajar.

Impian Nendes punya produk sendiri akhirnya terwujud pada Maret 2020.  Agar produknya dikenal oleh masyarakat, ia bergabung ke beberapa komunitas UMKM, salah satunya UMKM Cibodas Jasa di Tangerang.

Mengenai legalitas, Nendes Aulia Delima menyatakan sudah mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan sertifikat Halal. Sedangkan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) tidak diajukan karena ketahanan Cilok Eneh hanya 24 jam saja karena tidak memakai bahan pengawet. Untuk mendapatkan PIRT minimal bisa bertahan 7 hari.

3 Comments

  1. Avatar

    MasyaAllah semoga cilok dinythea bisa mengikuti jejak omzetnya…aamiin yra#salamcilokers#

    Reply
    • Avatar

      Aamiin semangaat teteh pasti bisa😍😍😍

      Reply
      • Avatar

        Sukses terus jualan cilok nya mba Nendes. Keren

        Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

8369 557,877 Kasus
156 17,355 (3.1%) Meninggal
3673 462,553 (82.9%) Sembuh
04 Dec 2020, 2:10 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia