Select Page

Cut The Crab Racik Saus Bawang Putih Untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Cut The Crab Racik Saus Bawang Putih Untuk Tingkatkan Imunitas Tubuh

Restoran seafood Cut The Crab di Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Uminews.com)

UMINews.com, Di masa pandemi COVID-19 masyarakat membutuhkan makanan yang bergizi dan berkualitas untuk menjaga ketahanan dan meningkatkan imunitas tubuh. Restoran seafood Cut The Crab menawarkan hal itu.

Owner Cut The Crab Teddy Yulianto mengatakan saus yang dibuatnya merupakan berbahan campuran bawang putih, ada juga bawang hitam yang dapat menghangatkan tubuh.

Teddy pun menyebutkan saus yang dibuatnya yaitu saus tradisional seperti saus Padang, saus super pedas, medium dan tidak pedas.

Restoran-Kepiting

Teddy Yulianto, Owner restoran seafood Cut The Crab. (Foto: Uminews.com)

Kenikmatan menyantap sajian khas semakin terasa nikmatnya dengan berbagai pilihan bumbu, di antaranya blackpepper, sour and salt, dan garlic butter.

“Kami juga membuat 9 bumbu khas yang merupakan fusion atau gabungan dari beberapa cita rasa negara-negara seperti Amerika Serikat, Selandia, dan tentunya Indonesia,” kata Teddy Yulianto saat ditemui Uminews.com di restoran Cut The Crab, Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Desember 2020.

Restoran-Seafood

Foto: Uminews.com

Sedangkan dari sajian seafood, Teddy memastikan terbebas dari bahan-bahan kimia yang membahayakan tubuh. Katanya, kepiting dan lobster disuplai langsung dari nelayan di Raja Ampat, Papua dan Kendari, Sulawesi Tenggara, di mana kedua daerah itu kondisi alamnya masih murni.

Baca Juga:
  Apa Rasanya Makan Kepiting Raksasa Raja Ampat, Datang Aja ke Restoran Ini

“Kami juga melakukan budidaya kepiting dan ikan di Serang, Banten. Pasokan kepiting di restoran kami ini sebagian disuplai juga dari tambak budaya itu,” jelas Teddy.

Agar saat menyantap lebih nikmat, Cut The Crab menambahkan berbagai macam sayuran seperti brokoli, wortel dan jagung.

Ada kekhawatiran dari masyarakat yaitu mengkonsumsi makanan jenis seafood akan membuat kolestrol naik.  Menjawab hal itu pihaknya sudah menyiapkan penetralnya yaitu jus nanas.

Mulai bernafas kembali pasca PSBB ketat

Seperti kebanyakan pelaku restoran atau tempat makan lainnya, ketika diberlakukannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pendapatan Cut The Crab tertekan cukup signifikan. Teddy Yulianto menyebutkan pihaknya kehilangan pemasukan sebesar 80 persen.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai bisa bernafas kembali, meski naiknya baru sekitar 30-40 persen pasca diberlakukannya PSBB secara ketat,” terangnya.

Restoran-Seafood

Foto: Uminews.com

Kata Teddy, di masa PSBB transisi, Cut The Crab mengikuti saran dari pemerintah yaitu dengan membatasi jumlah pelanggan yang datang dan memastikan mensterilkan setiap ruangan restoran dari virus.

“Kami siapkan hand sanitizer, kalau wastafel sudah pasti ada sejak sebelum pandemi ini ada,” ucap Teddy Yulianto.

Teddy menyatakan dirinya optimis Cut The Crab akan bisa melewati badai pandemi COVID-19 ini. Katanya, masyarakat Indonesia memiliki tradisi makan bersama-sama, tidak terkecuali di restoran.

“Kalau makan di tempat (restoran) terasa lebih fresh rasanya. Selesai dimasak langsung mereka santap beramai-ramai,” pungkasnya.

Restoran-Seafood

Foto: Uminews.com

Sebagai informasi, di Jakarta Cut The Crab memiliki empat cabang yaitu di Cikajang, Mangga Besar, Kelapa Gading dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Baca Juga:
  Kalau Ke Ponorogo Mampir ke Rumah Makan Kembar Jowo Ya

Selain melayani pelanggan yang makan langsung di restoran (dine in), Cut The Crab juga melayani pesanan secara online.

Sementara di luar Jakarta, Cut The Crab juga ada di Malang, dan dalam waktu dekat ini akan buka di Yogyakarta dan Bali.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5702 1,577,526 Kasus
126 42,782 (2.7%) Meninggal
6349 1,426,145 (90.4%) Sembuh
13 Apr 2021, 9:46 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia