Select Page

Dirikan Usaha Cireng, Bu Guru Lia Ingin Buktikan Anak Betawi Asli Bukan Pemalas

Dirikan Usaha Cireng, Bu Guru Lia Ingin Buktikan Anak Betawi Asli Bukan Pemalas

Susi Lia Andrian bersama keluarganya. (Foto: Dok Susi Lia Andrian)

UMINews.com, Selalu terngiang-ngiang dengan lagu sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ Susi Lia Andrian ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa anak Betawi asli bukan pemalas. Selain berprofesi sebagai guru Bahasa Inggris, dia juga berjualan cireng.

Lia, panggilan akrab wanita berusia 34 tahun ini menceritakan, dirinya merupakan sarjana Sastra Inggris dari Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

Di ceritakannya, pada 2013, selain berstatus sebagai mahasiswa dirinya merupakan ibu rumah tangga dan staf pengajar di beberapa lembaga pendidikan.

“Saya pernah mengajar di lembaga bimbingan belajar (bimbel) dan beberapa tempat kursus lainnya. Sekarang saya mengajar di SMK Putra Pertiwi Pondok Cabe,” kata Lia kepada Uminews.com, Jumat, 1 Januari 2021.

UMKM-Tangsel

Susi Lia Andrian (kedua dari kiri), bersama pelaku UMKM di Tangerang Selatan. (Foto: Dok Susi Lia Andrian)

Karena aktivitas sebagai seorang guru menyita waktu sehingga dirinya merasa kurang menjaga anak-anaknya, Lia sempat berencana berhenti dari profesi mulia tersebut. Ia ingin menjalankan wirausaha saja di rumah.

“Saat itu anak saya baru satu, sekarang sudah tiga. Kalau saya rekrut pengasuh anak, enggak sanggup bayarnya. Berapa sih gaji guru,” ujarnya.

Bahkan, ungkapnya, ada yang menyarankan agar dirinya berhenti kuliah. Saran itu tidak digubrisnya, karena ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa anak Betawi bukan pemalas.

Baca Juga:
  Booming Cireng Crispy Sambal Rujak, Cobain deh Rasanya

“Saya selalu ingat lagunya sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Saya harus bisa membuktikan ke masyarakat bahwa anak Betawi bukan pemalas,” lanjut Lia bercerita.

UMKM-Tangsel

Foto kenang-kenangan Susi Lia Andrian bersama karyawan Cireng Crispy Sambal Rujak. (Foto: Dok Susi Lia Andrian)

Mengetahui rencananya itu, beberapa rekan seprofesinya sesama guru menyarankan untuk mengurungkan niatnya tersebut, karena sosok guru seperti dirinya dibutuhkan masyarakat. Akhirnya Lia menuruti saran temannya tersebut.

Meski begitu, keinginan Lia untuk berwirausaha tidak luntur. Apalagi sebelumnya ia sering menjajakkan cireng buatan temannya dan banyak pembelinya.

Lalu, di sela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, mahasiswa dan guru, juga nyambi berjualan, Lia menyempatkan untuk mencoba membuat cireng dari panduan Google. Diakuinya, di awal menjajakkan cireng buatannya sendiri, Lia kerap di-komplain dan diberi masukan oleh pelanggan-pelanggannya, khususnya rasa sambal yang dibuatnya. Berbekal itu dia pun memperbaiki rasa sambalnya, dan sekarang ini para pelanggannya menyukai.

“Ada relasi saya di Malang bilang sambal cireng buatan saya paling enak yang pernah dia rasakan kalau dibandingkan dengan buatan orang lain,” ucap Lia.

UMKM-Cireng

Cireng Crispy Sambal Rujak. (Foto: Instagram @cirengcrispy_sambalrujak)

Sebagai pelaku usaha, Susi Lia Andrian pernah mengalami pasang surut dalam berwirausaha. Di awal memproduksi cireng ia mempekerjakan sekitar 20 orang, dan kini tersisa tinggal 3 orang saja. Bahkan dirinya sempat berhenti memproduksi pada tahun 2019 karena beberapa faktor, salah satunya kendala ekonomi.

Baca Juga:
  Dyah Paramita, Desain Grafis yang Nyemplung Jadi Pengusaha Makanan Organik

Lia bersyukur, berkat dukungan moril dan materi yang diberikan sang suami, Wahyudi, dirinya dapat kembali memproduksi Cireng Crispy Sambal Rujak. Sekarang, banyak toko-toko dan sentra oleh-oleh di wilayah Tangsel minta disuplai cireng ke dirinya, di antaranya Toko Amen Frozen perempatan Victor Muncul BSD, Cilok Judes Pasar Modern BSD, Pusat Oleh-oleh Tangsel Gerai Lengkong, dan Titan Roti Pondok Kacang. Selain itu, cireng buatnnya juga ada di salah satu ritel besar di Indonesia. “Nama brand cireng yang saya buat, Jasmine,” ujarnya memberitahu.

Selain dititipkan di beberapa toko atau gerai, Lia juga kerap melayani pelanggan yang datang ke rumahnya di wilayah Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel. Ia juga mengirim cireng Jasmine ke Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Kata Lia lagi, dia juga menerima pesanan melalui Instagram dengan nama akun @cirengcrispy_sambalrujak dan Facebook Susilia Andriani. Produk-produk cireng Jasmine juga dapat dibeli di Grab Mart, Shopee dan Lazada.

UMKM-Cireng

Foto: Instagram @cirengcrispy_sambalrujak

Mengenai omzet penjualan, lanjutnya, dalam jangka waktu dua hari ia dapat menjual sedikitnya 40 pak cireng, belum termasuk omzet penjualan di toko-toko.

Bagaimana, inspiratif sekali semangatnya ya. Mungkin Bang Rano Karno, sang produsen sekaligus pemeran Doel dalam sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ akan senang begitu tahu sinetron yang dibuatnya telah memberikan semangat kepada seorang anak Betawi yaitu Susi Lia Andrian.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5702 1,577,526 Kasus
126 42,782 (2.7%) Meninggal
6349 1,426,145 (90.4%) Sembuh
13 Apr 2021, 11:17 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia