Select Page

Gara-gara PSBB, Bos Sound System Jadi Tukang Sayur Online

Gara-gara PSBB, Bos Sound System Jadi Tukang Sayur Online

Pemilik usaha penyewaan sound system, Bayu Fajri Hadyan, di masa PSBB COVID-19 berjualan sayuran secara online. (Foto: Istimewa)

UMINEWS.COM, Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah di Indonesia mempengaruhi aktivitas di berbagai bidang bisnis, tidak terkecuali bisnis hiburan. Salah satunya yang terkena dampaknya adalah Bayu Fajri Hadyan, CEO Bayusvara, perusahaan penyewaan sound system. Agar bisa survive, dia mengembangkan usahanya dengan mendirikan Segarsvara yang bergerak di bidang pemesanan sembako secara online atau bahasa gampangnya, tukang sayur online.

Wajar saja bisnis penyewaan sound system terkena imbasnya, karena pertunjukan panggung musik dilarang karena berpotensi menyebabkan kerumunan massa.

Bayu mengatakan, sejak diberlakukannya PSBB di DKI Jakarta sekitarnya membuat bisnis sound system miliknya tak bisa beroperasi. Padahal, sebelum pandemi COVID-19 dan diberlakukannya PSBB, setiap bulannya ia bisa mendapatkan pemasukan hingga Rp200 juta dari hasil menyewakan sound system.

Tidak ingin menyerah dengan keadaan, Bayu merambah ke bidang lainnya, yaitu melayani pemesanan sembako atau bahan-bahan memasak lainnya. Masyarakat bisa memesan kepada Segarsvara secara online.

Kata Bayu lagi, dirinya mulai berprofesi sebagai tukang sayur online sejak bulan April 2020, begitu PSBB diberlakukan di Jakarta.

“Usaha (Segarsvara) ini saya jalankan karena bisnis sewa sound system dan lighting berhenti akibat pandemi COVID-19. Padahal hasil dari menyewakan sound system dalam sebulan saya bisa dapat Rp150 juta sampai Rp200 juta. Tapi sekarang enggak ada pemasukan sama sekali dari itu, mati suri,” kata Bayu Fajri Hadyan.

sayuran-online

Melalui Segarsvara ini dia melayani pemesanan sembako dan berbagai bahan makanan lainnya secara online. Pesanan-pesanan itu dikemas, kemudian diantarkan ke rumah pelanggannya.

Bayu bersyukur, saat mendirikan usaha barunya ini tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan terbilang modalnya sangat kecil. Ungkapnya, modal yang dibutuhkan hanya untuk kepentingan branding Segarsvara saja.

“Selain membeli pesanan pelanggan, modal yang saya keluarkan hanya untuk mencetak stiker dan seragam karyawan sja. Totalnya enggak lebih dari Rp1 juta,” ucapnya.

Untuk memulai bisnis tukang sayur online pun tidak perlu merekrut karyawan baru, tapi ia lebih memilih memberdayakan karyawan Bayusvara yang sudah ada. Karyawan-karyawannya itu ditugasi menerima pesanan, membeli pesanan, mengemas, dan mengantarkan pesanan. Sementara itu, kendaraan untuk mengantarkan pesanan dia tidak menggunakan aset milik Bayusvara sound system.

“Saya memanfaatkan seluruh aset Bayusvara yang sudah ada, termasuk mempekerjakan karyawan Bayusvara,” ungkap Bayu.

Bayu mengakui, hasil menjalankan usaha pemesanan sembako dan sayur-sayuran secara online ini cukup memuaskan. Setiap sebulan ia mendapatkan income berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta. Bahkan saat bulan puasa kemarin pendapatannya menyentuh Rp70 juta.

Meski tak sebesar pendapatannya menyewakan sound system, Bayu menegaskan, pendapatan dari berjualan sembako secara online ini mampu memenuhi kebutuhan pribadi, karyawan dan perusahaannya.

“Omzetnya tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan penyewaan sound system, tapi lumayan lah bisa meng-cover beberapa biaya dan kebutuhan setiap bulan kami dan perusahaan,” jelasnya.

Bayu membeberkan, saat ini setiap harinya dia melayani sekitar 25 pesanan. Pelanggan yang dilayaninya meliputi DKI Jakarta dan sekitarnya, seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Tangerang Selatan dan Depok.

Kata Bayu, saat ini dirinya sedang mempersiapkan infrastruktur dan sistem pengiriman barang kepada pelanggan agar lebih cepat dan efisien. Tentunya juga akan memperluas wilayah penjualannya dan merangkul konsumen dari daerah lainnya seperti Bekasi dan Bogor.

Bayu Fajri Hadyan mempersilakan kepada masyarakat yang berminat memesan atau menggunakan jasa tukang sayur online Segarsvara bisa langsung menghubungi nomor WhatsApp (WA) yang tertera di Instagram @segarsvara. Nantinya Segarsvara mengirimkan daftar harga dan barang pesanan minimal Rp100 ribu, plus dikenai ongkos kirim Rp20 ribu.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5828 522,581 Kasus
169 16,521 (3.2%) Meninggal
3807 437,456 (83.7%) Sembuh
28 Nov 2020, 1:50 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia