Select Page

Hal-hal yang ‘Diharamkan’ Jika Ingin Jadi Pebisnis Sukses

Hal-hal yang ‘Diharamkan’ Jika Ingin Jadi Pebisnis Sukses

Photo by Razvan Chisu on Unsplash

UMINEWS.COM, BISNIS – Rasanya tidak ada satu pun orang di dunia ini yang tidak mau hidup bergelimpangan harta. Lalu bagaimana caranya supaya bisa jadi orang kaya? Salah satunya caranya adalah menjadi pebisnis sukses.

Ingin menjadi orang kaya agar bisa terlihat ‘wah’ di mata orang lain bisa dikatakan alasan yang bersifat egosentris memilih menjadi pebisnis. Faktornya banyak, salah satunya berlatar belakang persoalan pribadi.

Jika alasan itu yang memicu seseorang menjadi pebisnis maka dapat dipastikan begitu mendapatkan banyak uang dari hasil berbisnis maka yang pertama-tama dilakukan yaitu mendahulukan hal-hal yang sifatnya tidak urgent alias kesenangan pribadi saja seperti membeli rumah mewah, apartemen, dan mobil, atau membeli barang-barang yang enggak penting.

Anda harus tahu, berbisnis itu tidaklah mudah, meski tidak juga bisa dikatakan sangat sulit. Hari ini bisnis Anda berjalan lancar, tapi tidak tahu esok, lusa atau hari-hari berikutnya.

Dan, tidak sedikit pebisnis mengalami realita yang tidak sesuai dengan ekspetasinya. Ada saja batu sandungan saat menjalankan bisnisnya.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan jika Anda ingin berhasil dalam berbisnis:

Pastikan Motivasi Anda Berbisnis

Ada baiknya sebelum memulai suatu bisnis harus memastikan terlebih dahulu apa yang memotivasi Anda berbisnis. Kenapa? Misalnya, ketika mendapatkan uang dalam jumlah cukup banyak dari hasil berbisnis Anda tidak akan berlebihan merayakannya dan tetap bersikap low profile.

Dikhawatirkan ketika bisnis yang dirintis tumbuh baik, tanpa disadari value atau nilai-nilai pada diri perlahan-lahan memudar.

Muncul rasa jumawa, seakan-akan diri ini adalah yang terhebat karena telah berhasil membangun sebuah bisnis menguntungkan, sehingga membuat Anda menganggap pendapat orang lain selalu salah.

Untuk diketahui, seorang pebisnis handal harus dapat menerima advice dari orang lain dan jeli membaca situasi di sekelilingnya, kemudian direalisasikan menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan.

Jika tidak, lambat laun fase sukses pribadi ini justru menjebak kita, masuk ke dalam gaya hidup tinggi dan boros hingga pada akhirnya terjerembab ke dasar ‘piramida’.

Jika ini terjadi, masih bagus orang yang mengalaminya mau berjuang kembali dari awal. Kalau tidak, apa pun bisa terjadi.

Menyalahkan Manajemen

‘Kesalahan manajemen’. Alasan ini yang kerap dijadikan ‘kambing hitam’ atas kegagalan sebuah bisnis. Semua dinisbahkan kepada tata cara kelola yang salah. Baik manajemen perusahaan atau keuangan. Manajemen yang disalahkan.

Seperti yang dijelaskan di atas, sebagai seorang pebisnis tidak ada salahnya mendengarkan pendapat atau saran orang lain. Kalau saran itu baik atau tepat, kenapa tidak dijalankan untuk kepentingan bisnis. Jadi, Jangan Anda merasa menjadi orang yang paling benar dan hebat!

Lebih bahanya lagi jika keharmonisan rumah tangga yang dituduh menjadi penyebab keterpurukan bisnis. Anda menilai pasangan, suami atau isti, meremehkan kehebatan Anda. Pasangan dianggap sebagai musuh dalam selimut, sebagai penghambat. Ditambah lagi persoalan anak.

Enggan intropeksi diri

Tidak sadar telah terjadi perubahan perilaku dan sifat pada seorang pebisnis merupakan faktor yang sangat membahayakan keberlangsungan sebuah usaha.

Rasa frustasi, marah, benci, merasa dikhianati diperparah dengan komunikasi yang buruk dengan rekan bisnis dan pasangan hidup semakin menjauhkan diri dari solusi yang diharapkan. Seorang pebisnis harus memiliki pemikiran positif dan berjiwa optimis.

Jika tidak bisa dilakukan, pebisnis yang mengalami keterpurukan merasa seperti dunia akan runtuh, ingin pergi jauh dan menyendiri.

Ada baiknya menyendiri asalkan pada akhirnya menyadari kesalahan diri sendiri. Saat itulah akan muncul motivasi baru, berusaha memperbaiki keadaan dan berusaha bangkit kembali.

Terpenting, menyadari bahwa sukses yang telah diraihnya adalah bentuk lain dari karunia Tuhan YME. Dan, bagi seorang pebisnis sukses memahami bahwa kesuksesan bisnisnya bukan hanya semata-mata untuk menjadikan dirinya sebagai orang kaya saja, tapi ada hal yang jauh lebih penting dari perjalanan sebuah bisnis. Apa itu? Silakan baca ditulisan berikut… (Penulis: Bedi Prabowo)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 502,110 Kasus
N/A 16,002 (3.2%) Meninggal
N/A 422,386 (84.1%) Sembuh
24 Nov 2020, 9:27 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia