Select Page

Ingin Jadi Hijab Stylist? Penghasilannya Lumayan Loh

Ingin Jadi Hijab Stylist? Penghasilannya Lumayan Loh

Foto: Instagram @ayyih

UMINews.com, Sebagai negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, kaum hawa Indonesia semakin banyak mengenakan hijab. Semakin banyaknya jumlah hijaber memberikan berkah tersendiri, yakni dengan munculnya profesi baru yang bernama hijab stylist. Mau tahu penghasilannya berapa?

Salah satunya adalah Ayi. Dia sudah menjalani profesi sebagai hijab stylist sejak tahun 2016. Profesi ini dilakoninya secara profesional.

Dari menekuni profesinya ini Ayi bisa mengantongi omzet sekitar Rp10 juta setiap bulannya.

Ayi mengatakan untuk mendapatkan income sebesar itu diperlukan komitmen dan kerja keras.

Hijab

Foto: Instagram @ayyih

Dijelaskan Ayi, profesi hijab stylist sebenarnya setali tiga uang dengan profesi makeup artist dan hijab do. Namun, untuk hijab stylist lebih menguntungkan karena tidak membutuhkan modal yang besar.

“Kalau makeup artist tentunya membutuhkan peralatan make up, sedangkan peralatan inti yang wajib dibawa seorang hijab stylist hanya jarum pentul dan peniti saja. Sisanya hanya memerlukan keterampila,” kata Ayi.

Untuk aksesorisnya, bagi Ayi, bisa menggunakan bahan hijab itu sendiri. “Bisa kita buat menjadi mahkota, bunga, topi, dan lainnya. Jadi tidak perlu mengeluarkan budget tambahan,” tuturnya.

Hijab

Artis sinetron dan film Shireen Sungkar.. (Foto: Instagram @ayyih)

Sebagai informasi, popularitas Ayi sebagai seorang hijab stylist sudah cukup terkenal. Sederet kalangan artis ternama pernah menggunakan jasanya, di antaranya Laudya Cynthia Bella dan selebgram Rachel Vennya.

Baca Juga:
  Cari Solusi Hadapi Pandemi COVID-19, Komunitas UMKM Maunesia Gelar Acara Urun Rembug

Kata Ayi, untuk mencapai posisi sekarang dirinya harus berjuang terlebih dahulu, dan bukan perkara mudah. Bahkan sebelum memproklamirkan diri sebagai hijab stylist, dirinya mempelajari dulu seluk profesi yang kini digelutinya.

Hijab

Foto: Instagram @ayyih

Dia menceritakan bagaimana bisa menjadi hijab stylist berawal dari ketertarikannya pada dunia fesyen Muslim. Saat itu dia melamar ke salah satu brand fesyen Muslim di Bandung untuk menjadi Muslim Fashion Assistant (MFA).

“Tapi saya diterimanya jadi Marketing Communication, tapi tetap di dunia fashion hijab. Tugas saya waktu itu bagaimana baju ini bisa dipromosikan ke dunia entertainment,” ungkap Ayi.

Hijab

Foto: Instagram @ayyih

Singkat cerita, saat itu brand tempatnya bekerja sering melakukan promosi dengan menyuplai pakaian Muslim di acara TV. Namun ternyata seringkali artis yang menggunakan pakaian dari brand tempatnya bekerja itu kesulitan untuk menata hijabnya agar serasi dengan pakaian yang dikenakan.

Divisi di mana Ayi bertugas bertanggung jawab terhadap persoalan tersebut. Dia pun dikirim ke kantor pusat di Bandung untuk mempelajari beberapa teknik dan trik membuat hijab.

“Orang Bandung memang kreatif. Saya belajar beberapa style di sana, lalu kita sesuaikan dengan kebutuhan di Jakarta. Berawal dari situ saya deskripsikan sendiri saja. Misalnya, saya ditugaskan bulan depan bikin 3 style hijab, karena bulan depan keluar tiga baju model baru,” jelasnya.

Hijab

Foto: Instagram @ayyih

Sejak saat itu Ayi terus mengembangkan kemampuannya menata hijab. Kebetulan saat itu trend hijab yang berkembang adalah simple hijab do.

Pada tahun 2016 Ayi resign dari brand tersebut. Dia memilih untuk menjadi seorang hijab stylist dengan alasan ingin mengembangkan kemampuannya.

Baca Juga:
  Catat! Sandiaga Uno Berjanji Kasih ‘Jatah’ Pelaku UMKM di Event MotoGP 2021

Di awal bersolo karir Ayi sempat bingung menentukan nama brand dan dipasarkannya ke siapa. Ia bersyukur dipertemukan dengan seorang artis yang sudah memiliki brand Pesona Hijab Stylish. Ia kemudian dikoneksikan dengan sejumlah artis ternama yang ingin menghadiri acara resmi seperti penghargaan ataupun sesi pemotretan.

Tak hanya untuk kalangan artis, Ayi juga menerima job untuk calon pengantin. Dan hampir setiap minggu dia mendapat orderan.

Hijab

Foto: Instagram @ayyih

Menurut Ayi, menjalani profesi hijab stylist dibutuhkan ketekunan. Selain belajar teknik dan kreativitas untuk membuat gaya baru berhijab, juga dibutuhkan ketelatenan untuk mempromosikan jasanya.

Dirinya sendiri, ungkap Ayi, memanfaatkan sosial media (sosmed) seperti Instagram untuk menawarkan jasanya.

Dia menyarankan, bagi yang ingin berpromosi di Instagram agar sesering mungkin membuat konten untuk ditayangkan di akunnya.

“Konten tutorial memakai hijab wajib ditayangkan. Kita harus memberikan edukasi ke masyarakat tentang jenis bahan hijab. Apa sih dan seperti apa bahan ciput itu, penitinya jenis apa yang digunakan. Jarum pentul itu ada baby pentul, ada juga pentul gajah,” paparnya.

“Selain itu posting juga tentang jenis wajah cocoknya menggunakan hijab yang seperti apa. Banyak banget konten yang bisa kita posting. Kalau itu enggak dilakukan, ya menurun. Karena kita jualannya di sosmed seperti Instagram,” tambah Ayi.

Artis-Hijab

Ayih bersama artis sinetron dan film Laudya Cynthia Bella. (Foto: Instagram @ayyih)

Penghasilan seorang hijab stylist

Baca Juga:
  Produk UMKM Menguasai Bandara dan Stasiun, Bagaimana dengan Produk Anda?

Ayi menyarankan jika ada yang ingin berprofesi sebagai sebagai hijab stylist sebaiknya mengikuti pelatihan. Sebab, selain mendapatkan ilmu, juga akan memperluas jaringan yang kelak akan digunakan untuk berjualan.

Ternyata jasa untuk seorang hijab stylist ternyata tidak kecil. Dia memberitahu, setiap kali diminta klien ia membanderol dari yang termurah Rp350.000 hingga Rp4,5 juta tergantung dari tingkat kerumitannya. Tarif sebesar itu sudah diperhitungkan untuk ongkos transportasi.

Bagaimana, tertarik untuk menjadi seorang hijab stylist? Kenapa tidak mencoba.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 927,380 Kasus
N/A 26,590 (2.9%) Meninggal
N/A 753,948 (81.3%) Sembuh
20 Jan 2021, 4:32 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia