Select Page

Ke Cianjur, Pulangnya Jangan Lupa Bawa Oleh-oleh Ladiis Cake Ya!

Ke Cianjur, Pulangnya Jangan Lupa Bawa Oleh-oleh Ladiis Cake Ya!

Foto: Instagram @ladiiscake

UMINEWS.COM, Bagi masyarakat, khususnya yang sedang liburan atau berada di Cianjur, Jawa Barat, direkomendasikan agar membeli berbagai macam pilihan kue yang diproduksi Ladiis Cake bisa untuk oleh-oleh atau disajikan kepada seseorang yang spesial.

Banyak pilihan kue yang bisa Anda pilih, di antaranya kue bolu jadul marmer, pastel mini abon, stick fruit (sistik buah), dan berbagai macam kue-kue kering lainnya. Selain itu Ladiis Cake juga menerima pesanan kue ulang tahun dan untuk perayaan-perayaan spesial lainnya.

Diah Mardiyah Hayati menceritakan ia memulai berbisnis kue tahun 2007, saat itu dirinya baru selesai kuliah D3.

“Sambil mencari lowongan pekerjaan saya iseng-iseng bikin kue, lalu saya titip ke toko dan warung-warung dekat rumah,” kata Diah Mardiyah Hayati kepada Uminews.com, Senin, 2 November 2020.

Diah Mardia Hayati, pelaku UMKM kuliner di Cianjur, Jawa Barat (hijab) dengan brand Ladiis Cake. (Foto: Instagram @ladiiscake)

Dua tahun berjalan, kue-kue yang diproduksi Ladiis Cake semakin bertambah jenis seperti kue putu, pukis, bugis basah, putri ayu, dadar gulung, dan berbagai macam jajanan pasar.

Diah mengaku di tahun 2008 sempat bekerja di sebuah perusahaan otomotif, namun hanya bertahan empat bulan saja. Ia memutuskan untuk fokus mengembangkan usaha Ladiis Cake saja. “Saya juga pernah kerja di koperasi dari tahun 2010 sampai 2013,” jelasnya.

Foto: Instagram @ladiiscake

Dibantu mahasiswa KKN

Seiring waktu, tepatnya tahun 2013, daerah tempatnya tinggal di Kampung Hanjawar, RT 03 RW 02, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat kedatangan mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN). Saat itu dia diberi berbagai pelatihan oleh para mahasiswa untuk memajukan bisnis Ladiis Cake.

“Saya diajarkan bagaimana mengemas produk agar terlihat menarik, diajarkan pemasaran yang baik dan modern, memperbaiki manajemen keuangan, sampai dibantu terbitnya izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT). Sekarang ini saya sedang mengajukan sertifikasi halal. Ilmu yang diajarkan mahasiswa Prasetya Mulya asal Jakarta itu sangat berguna sekarang ini,” tuturnya.

Kata Diah, dirinya dibimbing mahasiswa Universitas Prasetya Mulya tidak hanya sekali. Di tahun 2015 rombongan mahasiswa itu datang kembali ke daerahnya.

Foto: Instagram @ladiiscake

Selain itu, para mahasiswa tersebut juga menyemangati Diah untuk menciptakan produk-produk terbaru, dan hasilnya tercipta produk unggulan Ladiis Cake yaitu pastel mini abon.

Selepas dibimbing mahasiswa Universitas Prasetya Utama, Diah pernah bergabung di Asosiasi Pedagang Kuliner Cianjur (APKC), dan sekarang bergabung dengan Ikatan Perempuan Muslim Indonesia (IPEMI), tujuannya agar produk-produk kue Ladiis Cake semakin dikenal masyarakat dan semakin bertambah pembelinya. “Saya juga bergabung di UMKM Cianjur dan UKM Cibeber,” ungkapnya.

Inggrid Kansil, artis sekaligus politisi berfoto dengan produk Ladiis Cake. (Foto: Instagram @ladiiscake)

Semakin luasnya pergaulan Diah, Ladiis Cake jadi mudah ditemukan di wilayah Cianjur, seperti di gerai-gerai atau toko oleh, kantin, dan warung. Saat ini Dia sedang melakukan penjajakan ke mal atau minimarket.

Selain menjajakan secara offline, produk-produk Ladiis Cake juga dapat dibeli secara online di beberapa marketplace, yaitu Tokopedia, Bli Bli, Shopee, atau bisa melalui akun Instagram (IG) @ladiiscake dan Facebook @ladiis. “Bisa juga pesan melalui WhatsApp saya di 08170113711,” ucap Diah.

Foto: Instagram @ladiiscake

Omzet turun di masa pandemi

Seperti mayoritas pelaku UMKM lainnya, omzet Ladiis Cake sempat terpukul akibat merebaknya virus COVID-19. Diah mengatakan, sebelum pandemi omzet yang diraihnya setiap bulan berkisar Rp5 juta sampai Rp10 juta.

“Apalagi di awal pandemi, enggak ada pembelinya. Alhamdulillah sekarang mulai bangkit lagi meski belum normal, ya sekitar Rp3 jutaan setiap bulannya,” papar Diah.

Ke depannya ia berharap pemerintah dan tentunya didukung oleh rakyatnya sudah bisa menyiasati pandemi COVID-19 sehingga para pelaku UMKM seperti dirinya bisa berjualan kembali dan omzet Ladiis Cake mengalami peningkatan.

4 Comments

  1. Avatar

    Wahhh..layak dicoba ini. Sukses selalu temen2 ukm

    Reply
  2. Avatar

    Iya nih,, produk yang satu ini emang ngangenin banget,, gak sengaja pas liburan ke cianjur, nemu kuliner satu ini, spontan saya bilang kuwuk, eh mba diah nya malah heran,, sy jelasin klo pastel mini nya mba diah, saya namain kuwuk, hehe… gak kan gagal,, pastel mininya itu bener bener temen setia buat diperjalanan deh,,
    Oia,, makasih yaa buat diskonan nya,, hehe,,,

    Reply
    • Avatar

      Ladiss cake enak banget sekali coba pasti nagih .. yuk yg belum pernah coba saat nya untuk diorder… 👍

      Reply
  3. Avatar

    Produk UMKM tak kalah sm brand2 luar negeri,yuk mulai mencintai produk negeri sendiri,produk UMIM khususnya produk dari Ladiiscake yg pastinya takkan mengecewakan customer,selain rasanya yg lezatos,packing nya di kemas sangat menarik dan eye catching,ga malu2 in untuk di jadikan oleh2 khas Cianjur .sukses untuk UMKM tanah air,sukses untuk Ladiiscake.

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5534 511,836 Kasus
114 16,225 (3.2%) Meninggal
4494 429,807 (84.0%) Sembuh
25 Nov 2020, 1:36 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia