Select Page

Kenmust, Camilan yang Bisa Dijadikan Lauk Disukai Anak-anak

Kenmust, Camilan yang Bisa Dijadikan Lauk Disukai Anak-anak

Kenmust, keripik kentang Mustofa, camilan yang bisa dijadikan lauk. (Foto: Instagram Kenmust88)

UMINEWS.COM, Berangkat dari keinginan memberikan makanan yang bervariatif dan bergizi kepada anak-anaknya, Ratna Widihastuti, warga Tangerang, Provinsi Banten menciptakan keripik Kenmust, kepanjangan dari Kentang Mustofa.

Ratna mengatakan anak-anaknya terkadang sulit ketika disuruh makan. Banyak faktor penyebabnya  salah satunya karena makanan yang disajikan tidak membuat mereka berselera.

“Dari pengalaman itu saya berpikir harus membuat sajian yang menggugah selera makan mereka, sekaligus bisa dijadikan lauk, bisa dicampur dengan nasi, dan tentunya harus bergizi,” kata Ratna Widihastuti kepada Uminews.com, Kamis, 22 Oktober 2020.

Ratna menjelaskan, agar tercipta cita rasa yang lezat dan gurih saat dimakan sehingga anak-anak suka, Kenmust diolah dengan bumbu racikan khusus. Dia pun melakukan eksperimen sampai pada akhirnya ia berhasil menciptakan kentang Mustofa ini.

Awalnya, lanjut Ratna bercerita, dirinya membuat Kenmust hanya untuk disajikan kepada anak-anak dan keluarganya, sebagai bahan campuran atau lauk saat memakan nasi. Ia puas, upayanya sangat disukai oleh anak-anaknya. “Anak saya makannya jadi lahapnya,” ujarnya sambil tersenyum.

Ratna mulai menyeriusi bisnis Kentang Mustofa ini seiring dengan banyaknya permintaan dari beberapa orang tua teman anaknya di sekolah. Pesanan juga datang dari masyarakat di sekitar rumahnya.

Karena semakin hari permintaan semakin banyak, Ratna memproduksinya tidak lagi secara manual, melainkan sudah menggunakan mesin.

“Dengan menggunakan teknologi mesin diharapkan kapasitas produksi akan meningkat, dapat memangkas tingginya biaya produksi dan tentunya dengan kemasan lebih menarik,” jelas Ratna.

Strategi pemasaran

Pasar Kentang Mustofa alias Kenmust sebagai camilan sekaligus lauk instan sudah tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air, di antaranya di lima wilayah di DKI Jakarta, Provinsi Banten, Bekasi, Depok dan beberapa wilayah di Jawa Barat.

Ada juga beberapa warga Indonesia yang tinggal di luar negeri memesan Kenmust. Alhamdulillah banyak yang suka,” ucap Ratna Widihastuti.

Agar supaya Kenmust semakin dikenal masyarakat, Ratna Widihastuti juga melakukan kerja sama dengan restoran, kafe, tempat hiburan karaoke, dan beberapa tempat tongkrongan kaum milenial. Kata Ratna, dirinya memberikan kemudahan bagi pihak yang berminat untuk bekerja sama memasarkan Kenmust. Selain itu pelanggan dapat membeli Kenmust melalui platform digital (marketplace) seperti Lazada, Tokopedia, dan Shopee.

“Ada karaoke dan restoran di Depok minta dipasok. Ada juga di Setiabudi, Jakarta Selatan. Kalau di minimarket saya belum kerja sama, lagi melakukan penjajakan. Kami juga sedang melakukan kerja sama dengan beberapa pondok pesantren di daerah Tangerang dan sekitarnya,” sebutnya.

“Selain itu saya rajin ikut pameran dan bazar-bazar, khususnya di wilayah Tangerang,” tambah Ratna.

Ratna menyebutkan, saat ini Kenmust memiliki enam varian rasa yakni rasa Oroginal, Teri Kacang, Ayam Crispy, Balado, Sapi Panggang, dan rasa Sapi Lada Hitam.

“Semua varian rasa merupakan hasil kerja sama dengan pabrik berstandar HACCP yang berpedoman pada sistem jaminan mutu dan keamanan pangan. Ke depannya akan ada varian rasa lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ratna, Kenmust melakukan pengembangan bisnis dengan system Reseller. Saat in sedikitnya Kenmust telah memiliki 20 reseller yang tersebar di beberapa wilayah di Jabodetabek. Ungkap Ratna, pengembangan bisnis dengan system reseller akan menjadi fokus utama strategi pemasaran.

“Diharapkan dengan terbangunnya jaringan reseller kripik Kentang Mustofa (Kenmust) ini di banyak daerah akan memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat, yaitu terciptanya lapangan pekerjaan dan menambah pendapatan keluarga, apalagi di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini,” harap Ratna Widihastuti.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5803 563,680 Kasus
124 17,479 (3.1%) Meninggal
3625 466,178 (82.7%) Sembuh
04 Dec 2020, 4:41 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia