Select Page

Perlukah UMKM Menggaet Influencer Untuk Menaikkan Penjualan?

Perlukah UMKM Menggaet Influencer Untuk Menaikkan Penjualan?

Ilustrasi (Foto: ISTIMEWA)

UMINews.com, Salah satu cara meningkatkan penjualan yaitu dengan melibatkan atau memanfaatkan keberadaan influencer yang berlatar belakang artis, blogger, Youtuber, atau public figure. Pertanyaannya, apakah para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menggunakan jasa mereka dan seberapa besar pengaruhnya terhadap penjualan produk?

Food Blogger @foodirectory Windi Iwandi mengakui penggunaan jasa influencer cukup membantu meningkatkan exposure dari suatu brand atau merek agar lebih dikenal masyarakat.

“Jadi kalau masyarakat melihat suatu produk sedang di-endorse seorang public figure setidaknya produk mereka akan dilirik, dan secara otomatis bisa membuat penjualannya meningkat,” kata Windi Iwandi di acara ShopeePay Talks beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Windy menyarankan ketika akan menggunakan jasa influencer sebaiknya para pelaku usaha kecil, khususnya UMKM menggunakan jasa influencer mikro daripada makro.

Menurut dia, kelebihan influencer mikro lebih memiliki tingkat engagement atau berinteraksi dengan follower-nya yang lebih tinggi dan bagus ketimbang influencer makro.

Lebih detail lagi dijelaskannya, influencer mikro biasanya mempresentasikan diri lebih bebas dibandingkan influencer makro sehingga lebih mudah mendapatkan kepercayaan (trust) dari masyarakat.

Lanjut Windi, untuk memastikan bahwa orang tersebut adalah influencer mikro dapat dilihat dari aktivitasnya di media sosial. “Jumlah pengikutnya (follower) antara 1.000 sampai 100.000 orang. Kalau makro pengikutnya lebih banyak follower-nya, antara 100.000 sampai jutaan orang,” jelasnya. “Vlogger, Youtuber, artis adalah contoh influencer makro,” tambah Windi Iwandi.

Baca Juga:
  Menteri Erick Ingin Bentuk Holding UMKM, Ekonom Senior: Pemikiran yang Sesat

Influencer mikro lebih murah

Kelebihan influencer mikro lainnya, kata Windi Iwandi, tarifnya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan influencer makro. Oleh sebab itu, bagi pelaku usaha yang masih kecil dan ingin menghemat budget pengeluaran disarankan menggunakan jasa influencer mikro.

Dia memprediksikan, tahun 2021 influencer mikro akan lebih berjaya daripada makro. “Jadi bagi pebisnis kecil atau ingin menghemat budget, ya gunakan influencer mikro,” pungkas Windi Iwandi.

Dari penjelasan di atas, sepertinya influencer mikro tidak selalu harus dibayar dengan uang. Mereka bisa diberikan imbalan berupa makanan atau produk lainnya yang mereka promosikan. Dan yang perlu diketahui, banyak influencer mikro di sekeliling kita, yaitu keluarga, saudara, tetangga, atau teman.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

1745 4,275,528 Kasus
9 144,192 (3.4%) Meninggal
504 4,120,540 (96.4%) Sembuh
19 Jan 2022, 1:44 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia