Select Page

Petuah dari Bos Tokopedia Agar UMKM Bertahan Selama Pandemi

Petuah dari Bos Tokopedia Agar UMKM Bertahan Selama Pandemi

Co-Founder & CEO Tokopedia William Tanuwidjaya. (Foto: ISTIMEWA)

UMINEWS.COM, Pandemi COVID-19 (corona) telah menjungkirbalikkan perekonomian Tanah Air, tidak terkecuali dirasakan juga oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk menyiasati kondisi sekarang, William Tanuwidajaya, Co-Founder dan CEO Tokopedia berbagi tips untuk para UMKM agar bisa bertahan.

Seperti kita ketahui, akibat dampak mewabahnya virus COVID-19 banyak perusahaan mengeluhkan terjadinya penurunan omzet yang sangat drastis yang berujung pada memberhentikan atau menutup sementara aktivitas bisnisnya.

William Tanuwidjaya berpendapat justru di saat pandemi seperti sekarang adalah waktu yang tepat bagi para pelaku UMKM mengembangkan bisnisnya. Alasannya, banyak pesaing yang ‘tiarap’.

“Memang diperlukan keberanian dari para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya di saat kondisi seperti sekarang. Tapi ini merupakan waktu yang sangat tepat,” kata William Tanuwidjaya.

Baginya, modal utama yang harus dimiliki seorang pebisnis adalah memiliki kemauan, keberanian, dan mental yang kuat. Dengan begitu kendala atau situasi seperti apapun yang dihadapi akan bisa dilewati seperti sekarang ini.

Menurut William, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Saat ini banyak anak muda memiliki ide-ide dan rencana bisnis yang brilian. Namun karena tidak punya keberanian untuk melangkah maka ide dan rencana tersebut jadi hanya sebatas mimpi saja.

“Kalau ide dan rencananya bisnis itu dijalankan pasti akan berproses dan berkembang. Kalau mengalami up and down, jatuh bangun merupakan hal yang biasa dalam berbisnis,” ujarnya.

William menegaskan, yang menentukan suatu bisnis akan berhasil atau tidak adalah sikap pelakunya, apakah mampu bangun dari keterpurukan.

“Jika mampu bangkit dari keterpurukan maka kemungkinan besar dia bisa menjadi pebisnis yang handal dan sukses,” imbuh William Tanuwidjaya.

Strategi Tokopedia membantu UMKM

Sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Tokopedia telah menyiapkan dua program khusus untuk membantu UMKM menghadapi pandemi COVID-19. Dua program tersebut yakni ‘Jaga Ekonomi Indonesia’ dan ‘Bangga Buatan Indonesia’.

Dalam program ‘Jaga Ekonomi Indonesia’, Tokopedia akan memberikan kemudahan yang diperuntukkan ke beberapa kategori UMKM yaitu dengan tidak memungut biaya apapun, seperti produk makanan dan minuman.

Sedangkan program ‘Bangga Buatan Indonesia’ yaitu sebagai upaya Tokopedia mendorong pelaku UMKM dapat bersaing dengan produk-produk dari luar negeri dan menarik minat masyarakat agar percaya pada produk buatan lokal.

“Selama ini banyak masyarakat sangat bangga kalau bisa membeli produk buatan luar negeri, padahal produk jenis yang sama yang dibuat di dalam negeri (lokal) tidak kalah secara kualitas dan modenya,” ujar William Tanuwidajaya.

“Begitu juga dari segi harga, produk buatan lokal sangat kompetitif jika dibandingkan dengan produk-produk ekspor,” tambahnya.

Tokopedia merupakan marketplace digital yang sudah akrab dengan pelaku UMKM. Perusahaan ini telah mewadahi sekitar 8,9 juta penjual yang di antaranya merupakan pelaku UMKM.

Diakui William, bukan perkara yang mudah mengajak pelaku UMKM yang sudah terbiasa berjualan secara offline beralih ke online. Tapi hal itu tidak membuat Tokopedia menyerah.

Pada awal pandemi COVID-19 dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar ((PSBB) di beberapa daerah di Indonesia, Tokopedia telah melakukan berbagai cara untuk mengajak para pelaku UMKM terhubung dengan sistem marketplace digital, salah satunya dengan membuat kelas-kelas Webinar dan WhatsApp Grup (WAG).

“Forum Webinar dan Grup WhastApp yang diinisiasi Tokopedia ini menjadi wadah para pelaku UMKM bertukar informasi banyak hal seperti cara memasarkan produk dan keuntungan terkoneksi dengan sistem marketplace digital,” ujar William Tanuwidjaya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

8369 557,877 Kasus
156 17,355 (3.1%) Meninggal
3673 462,553 (82.9%) Sembuh
03 Dec 2020, 7:37 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia