Select Page

Roti dan Pizza Ummi Fattan, UMKM Kuliner Emak-emak Tangerang

Roti dan Pizza Ummi Fattan, UMKM Kuliner Emak-emak Tangerang

Foto: Dok Weni Rismawati

UMINews.com, Roti bisa dikatakan sebagai makanan alternatif bagi masyarakat Indonesia. Tapi harus dipastikan, roti yang ada di pasaran tidak terkontaminasi bahan-bahan yang membahayakan tubuh.

Weny Rismawati dengan brand Ummi Fattan Homemade Cake and Bakery mengatakan dirinya membuat berbagai macam varian rasa roti dengan kualitas premium dan layak disajikan untuk semua kalangan, khususnya anak-anak.

“Ada roti sobek dengan variannya strawbery, cokelat, nanas, keju, abon, dan sosis. Bisa juga sesuai request,” Weny Rismawati saat dihubungin Uminews.com.

Selain itu, kata Weny lagi, Ummi Fattan Homemade Cake and Bakery juga memproduksi roti kosong sejenis roti tawar. Tapi bedanya dengan produk-produk sejenisnya, roti kosong yang dibuatnya rasanya manis.

Dijelaskan dia, untuk penggunaan nanas ia membuat sendiri, tidak beli jadi. “Saya olah sendiri dari buah nanas,” tuturnya.

UMKM-Cake

Pizza Ummi Fattan. (Foto: Dok Weny Rismawati)

Produk-produk lainnya yang dibuatnya adalah pizza, bolu, dan cookies. Dipaparkan Weny, pizza yang dibuatnya menggunakan banyak keju sehingga menciptakan cita rasa tersendiri dan khas. Selain itu juga menggunakan sosis atau daging sesuai pesanan konsumen.

“Daging yang kami gunakan daging putih yang baik jika dikonsumsi anak-anak,” terang Weny.

Kenikmatan menyantap pizza Ummi Fatta Homemade and Bakery semakin terasa karena di dalamnya ada daging asap, saus bolognese, oregano, paprika, dan keju mozarella.

Baca Juga:
  Awalnya Iseng, Tas dari Tali Pramuka Aldaka Craft Melanglang Buana ke Asia dan Eropa

Kata Weny Rismawati, konsumen dapat memilih tiga pilihan ukuran, yaitu ukuran 20, 25 atau 30 centimeter.

UMKM-Cake

Foto: Dok Weny Rismawati

Kemudian bolu, Weny menyebutkan, ia membuatnya tidak banyak menggunakan tepung. Tak hanya itu, sebagai pengganti air ia menggunakan susu dan margarine. “Saya tidak gunakan minyak sayur di dalam adonannya,” jelas Weny Rismawati.

Seperti roti, dirinya memproduksi bolu dengan beberapa varian seperti cokelat, pisang, vanilla, tape, tiramisu, dan melayani request dari konsumen.

Sementara itu untuk produk cookies, Weny mengatakan ciri khasnya yaitu lembut tapi tidak lembek. “Crunchy (garing), tapi enggak keras melainkan renyah,” tuturnya.

Ia membuat beberapa rasa cookies yaitu cokelat, keju, cokelat kacang, dan almon. Khusus almon, sangat cocok untuk orang yang sedang menjalani program diet karena tidak manis rasanya.

UMKM-Cake

Foto: Dok Weny Rismawati

Soal harga, Weny menyebutkan secara mendetail. Roti dijualnya sesuai dengan ukuran. Size 26 dihargainya Rp65.000, dan size 22 Rp55.000. Jika ada konsumen yang meminta ditambahkan atau dihias dengan toping-toping, ia menambahkan biayanya sebesar Rp10.000.

Lalu, Cookies berukuran 400 gram dijualnya Rp45.000 untuk semua varian. Sedangkan pizza tergantung ukurannya. “Ukuran 30 cm alias jumbo saya banderol seharga Rp70.000, yang ukuran 25 cm Rp55.000, dan ukuran 20 cm Rp35.000. Kalau bolu Ro65.000 all varian,” imbuhnya.

UMKM-Cake

Foto: Dok Weny Rismawati

Weny bersyukur setiap minggu selalu ada pelanggan yang memesan ke dirinya. Diberitahunya, dalam sehari ia dapat menjual 6 loyang pizza dengan berbagai ukuran dan rasa.

Baca Juga:
  Mie Ayam 2 Go Neng Kriwil Bisa Makan di Tempat, Bisa Juga Beli yang Frozen

“Kalau roti sobek setiap hari keluar 2 buah, roti kosong (manis) empat kali sebulan, bolu seminggu bisa tiga kali, cookies dalam seminggu 3 toples,” ungkap Weny yang memproduksi produk-produk Ummi Fattan Homemade Cake and Bakery di rumahnya yang berlokasi di Jalan Pepaya 2 No. 154, Perumnas 1, Kota Tangerang, Banten.

UMKM-Cake

Foto: Dok Weny Rismawati

Katanya, masyarakat yang ingin membeli dipersilakan datang ke rumahnya. Ia juga menjajakkan di Pasar Subuh Malabar, Kota Tangerang.

Tak hanya online, Weny juga menjajakkan secara online yaitu melalui WhatsApp (WA) 081290646353 dan Instagram @ummi_fattan.

Sebagai informasi, Ummi Fattan Homade Cake and Bakery telah mengantongi sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Anak gemar menyantap roti

Weny Rismawati mengaku dirinya berjualan roti dan sejenisnya masih terbilang baru. Diceritakannya, semua berawal dari kegemaran anak-anaknya menyantap roti.

“Setiap hari saya beli roti yang harganya Rp2.000. Belakangan saya tahu roti-roti itu menggunakan bahan kimia agar mengembang. Saya jadi khawatir dengan kesehatan anak-anak saya dong,” tuturnya.

Mengetahui itu, dengan bermodalkan Rp200.000 Weny mencoba membuat roti, hasilnya dia selalu gagal. Nah, dalam kondisi putus asa dirinya mencoba kembali untuk terakhir kalinya. Tak disangka-sangka berhasil dan anak-anaknya sangat menyukai roti buatannya itu.

UMKM-Cake

Foto: Dok Weny Rismawati

Weny melanjutkan bercerita, di suatu hari teman-teman anaknya datang ke rumah dan disuguhi roti buatannya, dan ternyata mereka suka.

Baca Juga:
  Booming, Rujak Aceh Kweni Buatan Ibu Yulia Rahmah

Rupanya, sepulang dari rumahnya, teman-teman anaknya itu cerita ke orang tua masing-masing tentang roti yang dibuat Weny. Mendengar itu, orang tua teman anak-anaknya memesan ke dirinya. “Berawal dari situ saya mulai jualan roti deh,” imbuhnya.

Kehebohan roti Ummi Fattan Homemade and Bakery didengar oleh para guru. Mungkin penasaran, mereka ikut memesannya. “Alhamdulillah responnya enggak mengecewakan,” pungkas Weny Rismawati.

Bagaimana bunda, penasaran juga enggak dengan roti dan produk-produk buatan Ummi Fattan Homemade and Bakery. Makanan alternatif selain nasi yang layak diberikan kepada buah hati kita.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 4,235,384 Kasus
N/A 142,999 (3.4%) Meninggal
N/A 4,075,011 (96.2%) Sembuh
19 Oct 2021, 8:43 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia