Select Page

Sekolah Harus Bisa Menjelma Jadi Production House

Sekolah Harus Bisa Menjelma Jadi Production House

Pendiri Taman Penitipan Anak Flying Star Daycare Renny Sutadisastra. (Foto: Dok Flying Star Daycare)

UMINEWS.COM, Perkembangan teknologi berdampak pada dunia pendidikan di Indonesia pada khususnya dan di seluruh dunia pada umumnya. Di masa kini tidak hanya guru atau sekolah saja, tapi juga orang tua dituntut kreatif saat mendidik atau mengajarkan anak-anaknya agar tidak mengalami kejenuhan dan tetap antusias belajar.

Pendiri Taman Penitipan Anak Flying Star Daycare Renny Sutadisastra mengatakan saat ini guru dan orang tua sudah tidak relevan lagi menerapkan metode mengajar hanya sesuai keinginan mereka.

“Sekarang ini kita harus mencari metode mengajar yang bisa disesuaikan dengan kegemaran anak-anak. Kita harus cari tahu apa yang mereka gemarin. Untuk itu kita sebagai guru dan orang tua harus kreatif saat mengajari dan mendidik anak-anak kita,” kata Renny Sutadisastra kepada Uminews.com, Selasa, 21 September 2020.

Dicontohkan Renny Sutadisastra, cara atau metodologi yang disenangi anak-anak saat belajar membaca atau berhitung salah satunya dengan menggunakan media audio visual, karena lebih menarik dan mudah dicerna.

Lebih spesifik lagi dicontohkannya, dengan menggunakan media audio visual akan lebih memudahkan anak-anak mengerti apa yang dimaksud konsonan (huruf mati) dan vowel (huruf hidup).

“Dengan audio visual kita bisa menambahkan dengan ilustrasi dan lagu-lagu. Sekarang ini guru dituntut kreatif dan paham multimedia supaya bisa membuat video-video materi pembelajaran yang menarik dan menghibur bagi anak-anak didik,” tuturnya.

“Sekolah harus menjelma semacam production house untuk membuat materi-materi pelajaran yang menarik untuk anak. Mau tidak mau kita harus menerapkan itu, mengikuti perkembangan zaman,” tambah Renny.

Taman Penitipan Anak Flying Star Daycare sendiri, lanjut Renny Sutadisastra, telah menerapkan metode cara pembelajaran seperti yang dijelaskan di atas tersebut dengan memberikan pemahaman dan pembekalan kepada guru-guru. Secara berkala para staf pengajar di Flying Star Daycare diberi pendidikan skill.

Lalu, bagaimana caranya menerapkan proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini? Renny menyebut Flying Star Daycare telah menyiapkan materi-materi audio visual yang akan diberikan kepada anak-anak didiknya.

Lanjutnya, meski sekarang ini tidak dapat menerapkan metode tatap muka secara langsung, pihaknya tetap menjadwalkan agar interaksi antara guru dan anak didik tetap terjaga dengan baik, caranya dengan memanfaatkan aplikasi zoom.

“Agar saat tatap muka dengan menggunakan aplikasi zoom tidak mejenuhkan anak-anak, kami mengiringinya dengan video dan lagu-lagu yang kami buat sendiri. Ini dilakukan agar suasana belajar membuat anak-anak didik senang dan bersemangat,” jelasnya.

Kebiasaan Taman Penitipan Anak Flying Star Daycare yang memberikan makanan tambahan bergizi pun juga tidak dilupakan di masa pandemi Covid-19. Pihak sekolah memberikan resep-resep dari ahli gizi kepada para orang tua agar bisa disajikan kepada anak-anaknya.

Kata Renny Sutadisastra memastikan, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang tidak mengurangi proses dan bobot materi pengajar yang diberikan Flying Star Daycare kepada anak didiknya. Hanya saja untuk sementara harus dimodifikasi.

“Pandemi Covid-19 merubah segala aktivitas masyarakat. Sekolah yang sebelumnya dilakukan dengan cara tatap muka, sekarang onlione. Mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir,” harap Renny Sutadisastra.

Di sela-sela mengajar, seluruh staf pengajar Flying Star Daycare juga diwajibkan untuk menyelipkan pesan kepada anak-anak didiknya soal pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari virus penyakit. Tak hanya itu, anak-anak juga diajarkan bagaimana cara menjaga kesehatan.

“Kami mengajarkan anak-anak didik bagaimana cara mencuci tangan yang benar sebelum makan atau sesudah beraktivitas harus melakukan apa. Ini peran dunia pendidikan yaitu memberitahukan dan mengajar kepada peserta didik pentingnya menjaga kesehatan,” imbuh Renny Sutadisastra.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5803 563,680 Kasus
124 17,479 (3.1%) Meninggal
3625 466,178 (82.7%) Sembuh
04 Dec 2020, 5:05 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia