Select Page

Tips Jitu dari Si Anak Singkong Agar Pelaku Bisnis Selamat di Masa Krisis

Tips Jitu dari Si Anak Singkong Agar Pelaku Bisnis Selamat di Masa Krisis

Pemilik perusahaan media Trans Corp, Chairul Tanjung. (Foto: ISTIMEWA)

UMINews.com, Pemilik perusahaan media Trans Corp, yang juga salah satu orang paling tajir alias konglomerat di Indonesia, Chairul Tanjung, menyebutkan ada tiga hal yang harus dilakukan para pebisnis agar usahanya bisa bertahan di masa krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Hal pertama yang harus dilakukan para pebisnis itu yaitu bersikap optimis. Langkah selanjutnya adalah mampu menangkap peluang sekecil apapun. Terakhir, menciptakan peluang.

Pemilik Bank Mega ini mengibaratkan, kondisi saat ini seperti berjalan di lorong gelap yang masih meraba-raba keberadaan titik terang ada di mana, karena belum ada kepastian kapan COVID-19 akan berakhir.

“Kita enggak ada yang tahu secara pasti kapan COVID-19 ini akan berakhir. Ada yang bilang 2 tahun, ada juga yang bilang 4 tahun, ada yang berpendapat 10 tahun mendatang akan berakhir,” ucap Chairul Tanjung, Senin, 8 Februari 2021.

Menurut ‘Si Anak Singkong’, begitu Chairul Tanjung menyebut dirinya, dengan menjaga optimisme maka ke depannya akan mampu melihat berbagai peluang sekecil apapun.

Lanjutnya, sudah menjadi hukum bisnis bahwa setiap krisis maka peluang bisnis akan kian mengecil.  Karena itu, sekecil apapun peluang bisnis harus ditangkap. “Jika karena kondisi krisis (pandemi) ini kian menutup celah bisnis, maka yang harus dilakukan adalah menciptakan peluang usaha. Ini prinsip jika ingin menjadi seorang enterpreneur,” jelas Chairul Tanjung.

Baca Juga:
  Tips dari Bosnya Indonesia Mall Untuk Pelaku UMKM Agar Dagangannya Laris

Diakuinya, untuk menciptakan peluang baru bukan perkara mudah, tak semudah yang diucapkannya. Tapi, dengan diawali optimisme maka ia yakin semua itu dapat dikerjakan.

Juga harus diketahui, lanjut Chairul Tanjung, setiap daerah atau suatu wilayah dan jenis usaha atau bisnis mempunyai tantangan dan peluang yang berbeda-beda. “Secara teori ini tidak ada. Misalnya, hadapi sebuah tantangan harus melakukan langkah A atau B, tapi pastinya ada jalan keluarnya. Jadi, jalan keluar sebuah tantangan harus dicari dan disesuaikan dengan karakter daerah masing-masing,” tuturnya.

Chairul Tanjung pun mencontohkan, saat ini peluang yang terbuka adalah produk TV Digital. Hanya  bermodalkan kamera atau handphone seharga Rp5 juta-an maka seseorang bisa menjalankan bisnis konten tayangan di kanal digital YouTube yang dapat memberikan pundi-pundi uang yang cukup menggiurkan. Padahal dulu, jika ingin membuat sebuah tayangan akan menghabiskan anggaran miliaran Rupiah.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 3,532,567 Kasus
N/A 100,636 (2.8%) Meninggal
N/A 2,907,920 (82.3%) Sembuh
05 Aug 2021, 7:36 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia