Select Page

Utamakan Kualitas, Makanan Organik Javana Royal Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Utamakan Kualitas, Makanan Organik Javana Royal Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Foto: Dok Javana Royal

UMINews.com, Berbekal kualitas yang terpercaya, Javana Royal selaku produsen makanan organik berhasil menembus pasar di beberapa negara kawasan Asia Tenggara, di antaranya Malaysia dan Singapura. Owner sekaligus pendiri, Anindita Gayatri mengatakan tengah membidik pasar di beberapa negara lainnya.

Saat ini di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, kebutuhan warga dunia terhadap makanan sehat dan bergizi semakin besar, salah satu sumbernya dari makanan organik.

Makanan organik merupakan jenis makanan yang tidak mengandung bahan kimia dan menyehatkan.

Anindita Gayatri mengatakan Javana Royal adalah salah satu produsen dan pemasok makanan organik di Indonesia. Anindita menceritakan, dirinya merintis usaha makanan organik sejak tahun 2015.

“Di tahun 2018 legalitasnya sudah disahkan secara hukum. Nama perusahaannya CV Harmoni Multi Usaha yang membawahi Javana Royal,” kata Anindita Gayatri kepada Uminews.com, Senin, 30 November 2020.

makanan-organik

Beras Merah Javana Royal. (Foto: Dok Javana Royal)

Kata Anindita lagi, dirinya mulai bersentuhan dengan makanan organik ketika anaknya mengalami alergi pangan yang menyebabkan speech delay (keterlambatan bisa bicara). Saat itu dia sering membeli makanan organik.

“Yang membuat saya kesal, produk-produk yang saya beli selalu mengklaim sebagai makanan organik. Ternyata begitu dikonsumsi tidak sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Baca Juga:
  Akibat Di-PHK Danang Jadi Bos Teh Bunga Telang

Karena tidak mendapat jaminan, Anindita mendatangi sumbernya (sourcing) yakni para petani. Tak hanya itu, ia benar-benar menyeleksi dan mencari tahu apakah cara bercocok tanam petani tersebut dilakukan secara natural atau tidak.

Berbagai produk madu yang diproduksi Javana Royal. (Foto: Dok Javana Royal)

Seiring sejalan, Anindita melakukan eksplorasi dengan membuat berbagai macam makanan organik. Tak disangka-sangka, ternyata banyak yang menyukai dan memesan kepada dirinya.

Setelah berembug dengan suami, Anindita pun mulai berbisnis makanan organik.

Diakui Anindita, berbisnis makanan organik memiliki tantangan tersendiri, ditambah lagi kurangnya pemahaman masyarakat Indonesia terhadap pentingnya mengkonsumsi makanan alami dan natural.

“Masyarakat harus diberikan edukasi, apa sih makanan organik itu, khasiat apa, dan sebagainya,” terang Anindita.

produk-makanan-organik

Foto: Dok Javana Royal

Lalu, bagaimana caranya dapat membedakan makanan tersebut organik atau tidak. Anindita menjelaskan bahwa secara fisik sangat sulit membedakannya. Hal Itu hanya bisa diketahui melalui uji laboratorium.

“Contohnya madu. Kalau diuji di laboratorium akan terlihat kadar enzimnya berapa. Kalau 3 atau lebih berarti asli. Di bawah itu palsu,” ucap ibu dari dua anak ini yang pernah tinggal di Belanda.

Sementara itu, ‘keistimewaan’ berbisnis makanan organik yaitu tidak banyak saingannya, namun segmentasi pasarnya terbatas. Untuk menyiasati persoalan itu Javana Royal mempertahankan keaslian kualitas pangannya.

“Kami sering sidak ke lapangan, bahkan ke lahannya untuk memastikan quality control dari mitra-mitra petani kami,” ungkapnya.

produk-makanan-organik

Foto: Dok Javana Royal

Selain itu, Anindita menyebutkan, produk-produk Javana Royal sudah mengantongi perizinan resmi dari pemerintah yaitu izin edar Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) dan memiliki sertifikasi Halal, juga sudah memiliki barcode. Sedangkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sedang dalam proses.

Baca Juga:
  Berbagi dengan Penjuang Cilik Yuk Melalui Bakul Organik Naira

Anindita Gayatri pun menyebut aneka makanan sehat, natural dan alami yang diproduksi Javana Royal di antaranya madu alam murni 100%, gula semut organik, beras merah, minyak VCO, dan daun moringa/kelor.

“Beberapa produk kami juga sudah standar kualitas SNI (Standar Nasional Indonesia) dan ekspor,” imbuhnya.

Disinggung soal omzet, Aninda hanya menyebutkan, sebelum terjadinya pandemi COVID-19 sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Namun begitu wabah COVID-19 menghantam Indonesia omzetnya anjlok.

pengusaha-makanan-organik

Anindita Gayatri berfoto dengan produk-produk makanan organik Javana Royal. (Foto: Dok Javana Royal)

“Karena selama ini kami mengandalkan pemasukan dari reseller ofline, begitu pandemi COVID-19 yang membatasi pergerakan masyarakat ke luar rumah jadi anjlok deh. Ini menjadi pembelajaran bagi Javana Royal untuk lebih aktif di online,” tukasnya.

“Sekarang produk-produk Javana Royal bisa didapatkan di seluruh e-commerce terkenal, juga ada di Shopee Malaysia dan Q0010 Singapura. Sedangkan reseller offline kami, saat ini kami masih fokus di wilayah Jabodetabek,” kata Anindita melanjutkan.

Anindita mengatakan, bagi masyarakat yang ingin menjadi reseller produk-produk Javana Royal dapat menghubungi melalui nomor WhatsApp (WA) 081317208703 atau 081511122453. “Kalau mau lihat-lihat dulu produknya apa saja silakan buka www.javanaroyal.com, Facebook Javana Royal atau di Instagram kami @JavanaRoyalOfficial,” tuturnya.

Meraih berbagai penghargaan

Selain memastikan kualitas dari pangan yang akan diproduksinya, Anindita menjelaskan dirinya memilih bermitra langsung dengan petani karena ingin membantu pemerintah menciptakan pemerataan lapangan pekerjaan di seluruh pelosok Tanah Air. Katanya, Javana Royal sudah cukup banyak bekerjasama dengan petani-petani di pedalaman Indonesia.

Baca Juga:
  Gara-gara Dikomporin Nasabah, Eks Karyawati Bank Bisnis Fesyen Muslim

“Dengan bermitra bersama petani itu artinya kita membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan di sana. Jadi, masyarakat di pedesaan atau pedalaman tidak lagi melakukan urbanisasi ke Jakarta,” katanya.

Anindita mengaku dirinya saat ini hanya mempekerjakan tiga orang saja di Javana Royal.

pengusaha-makanan-organik

Anindita Gayatri saat menerima salah satu penghargaan. (Foto: Dok Javana Royal)

Berkat keuletannya dalam berbisnis makanan organik melalui Javana Royal, Anindita Gayatri mendapatkan sedikitnya tiga kali penghargaan dari berbagai pihak yaitu dari Pemerintah Kota Tangsel sebagai ‘Inspirasi Wirausaha Perempuan 2020’, ‘Local Heroes 2020’ dari Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University Award sebagai ‘Mitra Terproduktif 2020’.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

10365 927,380 Kasus
308 26,590 (2.9%) Meninggal
8013 753,948 (81.3%) Sembuh
19 Jan 2021, 10:59 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia