Select Page

Vi’s Kitchenette, Frozen Ikan Lele Dagingnya Empuk dan Gurih

Vi’s Kitchenette, Frozen Ikan Lele Dagingnya Empuk dan Gurih

Foto: Instagram @vis.kitchenette88

UMINews.com, Bagi Anda yang gemar memakan ikan tapi tidak bisa atau tidak punya cukup waktu untuk mengolahnya, pesan saja ke Vis Kitchenette. Produk ikan yang dikemas secara frozen.

Dengan membeli frozen Vi’s Kitchenette, berarti Anda juga terhindar dari pemborosan di masa pandemi, daripada harus makan di restoran untuk memenuhi hasrat.

Vivi Safitri, pemilik Vi’s Kitchenette mengatakan saat ini permintaan terbanyak dari pelanggan adalah frozen ikan Lele dan ikan Nila.

“Ada juga yang pesan frozen ikan Gurame, tapi permintaannya belum sebanyak frozen ikan Lele dan Nila,” kata Vivi Safitri kepada Uminews.com, Selasa, 17 November 2020.

Soal harga, papar Vivi, untuk frozen Lele dengan berat 600 gram dijualnya seharga Rp32.000. Sedangkan frozen ikan Nila 600 gram harganya Rp42.000.

frozen-ikan-vis-kitchenette

Foto: Instagram @vis.kitchenette88

Selain frozen ikan, Vi’s Kitchenette juga memproduksi frozen ayam dengan harga Rp75.000 per ekor dan frozen bebek Rp100.000 isi 6 potong.

Vivi Safitri mempersilakan kepada masyarakat yang ingin memesan dapat menghubungi melalui nomor telepon/WhatsApp 085946334888 atau 081280696669.

“Bisa juga pesan melalui Instagram @vis.kitchenette88 atau Facebook Vi’s Kitchenette88 dan email viskitchenette88@gmail.com. Kami juga ada di Tokopedia,” jelasnya.

Selain menjual secara offline dan online, Vi’s Kitchenette juga memiliki beberapa reseller yang tersebar di beberapa wilayah Jabodetabek.

frozen-ikan-vis-kitchenette

Foto: Instagram @vis.kitchenette88

Vivi bersyukur di masa pandemi seperti sekarang usahanya mampu bertahan, bahkan permintaan sempat melonjak 100 persen di awal pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Waktu pertama kali diterapkan, PSBB permintaan meningkat, karena masyarakat enggak bisa ke pasar atau ke supermarket. Mereka pesan secara online frozen ikan, ayam, dan bebek ke saja,” paparnya.

Vi’s Kitchenette, ungkap Vivi, mempekerjakan 15 karyawan yang terbagi 12 orang di bagian produksi dan 3 lainnya di bagian pemasaran. Katanya, bagian produksi di tempat di daerah Ciomas, Bogor, Jawa Barat, sedangkan pemasaran di Ruko Bintaro Trade Center (BTC), Tangerang Selatan. “Alhamdulillah bisa menampung masyarakat di sekitarnya yang membutuhkan pekerjaan. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Suami saya juga bantu di bagian pemasaran,” imbuh Vivi Safitri.

Disinggung soal omzet yang diraihnya, Vivi tidak menjawabnya secara spesifik. Ia hanya memberitahu dalam seminggu bisa memproduksi sebanyak dua kali, dengan sekali produksi 200 Kilo. Sedangkan untuk ketahanan, Vi’s Kitchenette bisa mencapai tiga bulan dengan syarat kemasannya tertutup rapat.

frozen-ikan-vis-kitchenette

Foto: Instagram @vis.kitchenette88

Ditanya, apa ciri khas Vi’s Kitchenette jika dibandingkan dengan produk sejenisnya, katanya menjabarkan, khususnya ikan Lele dagingnya sangat empuk karena makanan yang diberikan murni ‘pelet’. Dirinya tidak pernah memberikan makanan jenis lainnya seperti ‘kotoran’ atau hewan mati.

Selain itu, kolam tempat pemeliharaan Lele miliknya full beton, bukan tanah. Menurut Vivi, membudidayakan ikan Lele susah-susah gampang.

Karena menerapkan budidaya yang higienis, ia merasa bangga karena berhasil membuat beberapa pelanggannya yang sebelumnya tidak suka menjadi suka ikan Lele.

“Ada beberapa teman saya tidak suka dengan ikan Lele karena setahu mereka makanan ikan itu jorok. Tapi begitu tahu bagaimana cara saya membudidayakan mereka jadi suka, bahkan hampir setiap minggu order ke saya. Kalau bumbunya standar saja,” tukas Vivi.

Di daerah mana ia membudidayakan ikan Lele dan ikan Nila, yaitu di daerah Ciomas, Bogor. Ungkapnya, sirkulasi pengairan 25 kolam yang dibuat tidak berhenti karena berasal dari mata air pegunungan.

frozen-ikan-vis-kitchennet

Foto: Instagram @vis.kitchenette88

Makna dari Nama Vi’s Kitchenette

Sebelum mengolah menjadi kemasan frozen, Vivi Safitri mengaku menjualnya ke tengkulak dengan harga yang sangat murah. Karena merasakan tidak mudahnya membudidayakan ikan Lele, ia mencari cara yang lebih menguntungkan baginya.

“Kalau jual ke tengkulak per kilonya Rp18.000-19.000, jauh banget harganya kalau dijual ke kawasan BSD Serpong bisa di harga Rp28.000 sampai Rp35.000,” jelas Vivi.

Vivi menceritakan dirinya yang mulai berbisnis frozen ikan Lele dan ikan Nila pada tahun 2018. Awalnya ia bereksperimen dan menawarkan kepada teman-temannya untuk mencobanya. Alhamdulillah, ucap Vivi, teman-temannya itu suka.

“Mereka bilang enak, dagingnya empuk. Sejak itu saya tidak ngejual lagi ke tengkulak, tapi di-frozen. Untungnya lebih bagus,” terangnya.

Soal nama Vis Kitchenette, kata Vivi, memiliki makna tersendiri yakni merupakan singkatan dari namanya. “Vi’s itu kan singkatan dari Vivi Safitri, sedangkan kalau dibaca mirip seperti fish (ikan). Setelah dipikir-pikir bagus juga untuk nama produk frozen ini,” pungkasnya.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

5092 543,975 Kasus
136 17,081 (3.1%) Meninggal
4361 454,879 (83.6%) Sembuh
01 Dec 2020, 5:35 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia