Select Page

WFH Terus Berlanjut Meski Corona Sudah Dijinakkan?

WFH Terus Berlanjut Meski Corona Sudah Dijinakkan?

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

UMINEWS.COM, Pendiri Microsof Office Bill Gates memprediksikan Work From Home (WFH) akan terus diterapkan atau menjadi budaya baru dalam bekerja meski virus COVID-19 (corona) sudah bisa diatasi.

Di Indonesia sendiri, kebijakan WFH tetap diterapkan meski perlahan-lahan pemerintah sudah bisa mengatasinya, begitu juga di negara-negara lain, memperpanjang kebijakan WFH bagi karyawannya hingga tahun depan. Bahkan ada perusahaan yang mempermanenkan kebijakan WFH.

Keputusan untuk memperpanjang pemberlakuan WFH karena dari hasil evaluasi justru kinerja karyawan selama bekerja di rumah hasilnya sangat memuaskan dan meningkat. Terpenting juga, karyawan memiliki waktu yang lebih banyak untuk bersama keluarganya.

Selain itu, efisiensi terjadi dalam berbagai hal, contohnya waktu tempuh kerja menjadi tidak ada, hingga biaya rutin yang harus dikeluarkan perusahaan menjadi minim.

Menurut Bill Gates selama ini budaya WFH telah berjalan dengan baik. “Luar biasa sekali melihat budaya WFH yang berjalan sangat baik dan saya berharap ini akan terus berlanjut meski pandemi COVID-19 telah berakhir,” kata Bill Gates seperti dikutip The EconomicTimes.

Bill Gates berkeyakinan, ketika pandemi COVID-19 sudah bisa teratasi maka para pelaku usaha akan berhitung dan membandingkan persentase waktu yang dihabiskan di kantor dengan masa diterapkan WFH.

“Apa 20 persen, 30 persen atau 50 persen waktu yang dihabiskan karyawan di kantor. Ini akan banding-bandingkan,” ujarnya.

“Banyak perusahaan yang mengekspetasikan, sudah menghitung ternyata waktu yang dihabiskan karyawan di kantor tidak sampai 50 persen,” tambah Bill Gates.

Ia sendiri sudah setahun tidak pernah ke kantor. Baginya, bekerja di rumah lebih banyak memberikan manfaat daripada kerja di kantor.

“Jujur saja, saya memiliki banyak untuk melakukan lebih banyak hal di rumah. Ini benar-benar telah membuka mata saya,” tukasnya.

Meski begitu Bill Gates berpendapat masih banyak yang harus diperbaiki dan ditingkatkan agar manfaat WFH dapat berjalan mulus dan lancar. Menurut dia, perangkat lunak (software) untuk membantu pegawai yang bekerja secara WFH harus ditingkatkan.

Tantangan lainnya, lanjut Bill Gates, yaitu kondisi rumah. Adanya anak-anak atau keluarga di rumah dan banyaknya pekerjaan dari kantor yang harus diselesaikan akan menjadi persoalan tersendiri.

Yang menjadi pertanyaan, apakah dengan mempermanenkan budaya Work From Home (WFH) akan mempengaruhi kebutuhan jumlah tenaga kerja di sebuah perusahaan atau kantor? Kekhawatiran tersebut masih menghantui para tenaga kerja akibat pandemi COVID-19 atau corona.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

6267 534,266 Kasus
169 16,815 (3.1%) Meninggal
3810 445,793 (83.4%) Sembuh
29 Nov 2020, 6:59 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia