Select Page

Kenalan Yuk dengan Leni Eka Sari, Pendiri UMKM BuGar 04 Pinang

Kenalan Yuk dengan Leni Eka Sari, Pendiri UMKM BuGar 04 Pinang

Leni Eka Sari (kiri) bersama istri Wakil Duta Besar Indonesia untuk Jerman. (Foto: Dok Leni Eka Sari)

UMINews.com, Dipicu kepeduliannya terhadap kondisi ekonomi masyarakat di masa pandemi COVID-19, Leni Eka Sari S.Psi mendirikan UMKM BuGar 04 untuk warga di lingkungan rumahnya, Perumahan Buana Gardenia, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Leni Eka berharap dengan adanya wadah UMKM tersebut, jiwa enterpreneur masyarakat, khususnya pemuda akan muncul dan tumbuh.

Warga Perumahan Buana Gardenia Blok F1 No. 2 ini mengatakan awalnya ia mendiskusikan wacana pembentukan wadah untuk masyarakat kepada Sri Aminah, istri Ketua RW 04.

“Saya dan Ibu RW mendiskusikan berdua untuk mendapatkan kesepahaman dan menyamakan gerak,” kata Leni Eka Sari kepada Uminews.com, Rabu, 18 November 2020.

Setelah itu, langkah selanjutnya, ia konsultasi ke beberapa orang yang memiliki kompetensi, salah satunya Fiven, Koordinator UMKM Kecamatan Pinang. Dan akhirnya diputuskan membentuk UMKM yang diberi nama Komunitas UMKM BuGar 04.

“BuGar singkatan dari Buana Gardenia, sedangkan 04 merupakan identitas RW tempat kami tinggal,” jelas Sari, panggilan akrabnya.

Leni Eka Sari (tengah) bersama pengurus UMKM BuGar 04. (Foto: Dok Leni Eka Sari)

Komunitas UMKM BuGar 04, kata wanita berusia 43 tahun ini, resmi berdiri pada Januari tahun 2020, dan dirinya tercatat sebagai salah satu pendiri. Selain itu, ibu dari tiga anak ini juga tercatat sebagai Sekretaris Koordinator UMKM Kelurahan Pinang.

Sari bersyukur, kehadiran UMKM BuGar 04 telah memberi manfaat kepada warga, terutama bagi yang ingin belajar dan mengembangkan wirausahanya.

Beberapa buku hasil karya Leni Eka Sari. (Foto: Dok Leni Eka Sari)

Tak hanya dikenal sebagai aktivis UMKM, Sari juga dikenal sebagai seorang penulis. Berkolaborasi dengan beberapa rekannya ia sudah menerbitkan sejumlah buku, di antaranya berjudul ‘Puisi Jiwa Anak Bumi’.

“Buku Puisi Jiwa Anak Bumi bercerita tentang berbagai hal yang terjadi bumi kita ini. Ada juga buku yang judulnya ‘Rintihan Bumi Pertiwi’. Buku ini dibuat saat Indonesia dilanda kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan,” tuturnya.

Ungkapnya, di dunia tulis menulis dirinya dikenal dengan nama literasi Leksa.

Foto: Dok Leni Eka Sari

Produksi pie brownies dan terima pesanan katering

Selayaknya pelaku UMKM, Leni Eka Sari punya produk sendiri. Ia memproduksi pie brownies dan berbagai macam kue kering dengan brand BilQiRa Snackbaker.

“Tapi saat ini saya fokus di pie brownies, kalau kue kering saya buat sesuai permintaan saja. Biasanya banyak yang pesan kue kering di hari raya dan momen-momen tertentu,” imbuhnya.

Dalam kesehariannya, kata Sari, ia menjajakkan dagangannya di rumahnya dan di gerai UMKM Kecamatan Pinang. Sebelumnya ia sempat mengisi salah satu gerai UMKM di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Namun karena suatu hal ia tidak melanjutkannya.

Foto: Instagram @leni.les.9

Kata Leni, menurut penuturan dari banyak orang, pie brownies buatannya lebih enak. Tapi karena dituntut membuat kemasan yang menarik, dirinya tidak melanjutkan berjualan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Ini salah satu kelemahan dari UMKM, tidak bisa membuat kemasan yang menarik karena terbentur modal,” ungkapnya.

“Kalaupun ada uang lebih baik digunakan untuk nambahin modal buat bikin produk daripada dialokasikan untuk bikin kemasan,” tambah Sari.

Foto: Instagram @leni.les.9

Sari menceritakan, awalnya ia hanya sekadar mencoba-coba membuat berbagai macam kue dan meminta teman-temannya untuk mencoba. Setelah pede, ia mengikuti berbagai bazar di antaranya yang digelar di SMESCO, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Halal Expo, dan sebagainya.

Keseriusannya berwirausaha semakin diasah dengan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknik yang digelar Dinas Industri dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang.

Selain pie brownies dan kue kering, Sari juga melayani permintaan pesanan katering. Untuk unit usaha ini ia membuat bendera Rumah Katering Bilqira.

Foto: Instagram @leni.les.9

Selain membuka gerai, Sari juga melayani pesanan pelanggan secara online melalui Facebook leni.les dan Instagram @leni.les.9 dan @rumahkatering. “Beberapa marketplace seperti Shopee, Gofood sedang dalam proses pengajuan,” imbuhnya.

Soal harga, ia membanderolnya dengan harga yang sangat terjangkau bagi kantong masyarakat kebanyakan, yakni pie brownies per picis Rp.4.000. “Kalau paket yang isi 6 saya jual seharga Rp25.000, sedangkan ukuran besar Rp60.000. Sedangkan kue kering saya jual mulai Rp100.000 sampai Rp130.000,” jelasnya.

Bagaimana, inspiratif sekali ya sepak terjang Leni Eka Sari, S.Psi, pendiri komunitas UMKM BuGar 04 ini. Sangat layak semangatnya kita tiru.

3 Comments

  1. Avatar

    Keren bu Leni Eka Sari..penasaran dengan bukunya juga niih

    Reply
  2. Avatar

    Boleh nih klo kopdar UMKM bawa bukunya.. 😄

    Reply
  3. Avatar

    Kereennn.. sangat menginspirasi sekali u parra UMKM liannya

    Reply

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Update COVID-19

INDONESIA

N/A 522,581 Kasus
N/A 16,521 (3.2%) Meninggal
N/A 437,456 (83.7%) Sembuh
28 Nov 2020, 2:18 AM (GMT)

Ads

Hosting Unlimited Indonesia